NEWS  

Warga Keluhkan Judi Dadu Putar dan Tembak Ikan Beromset Ratusan Juta di STM Hilir

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Maraknya praktek perjudian di Kecamatan STM Hilir, tepatnya di kawasan Dusun III Batu Karang, Desa Sumbul, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, belakangan kian ramai jadi perbincangan warga.

Apalagi peredaran uang di arena judi cukup fantastis, yakni mencapai ratusan juta rupiah, bahkan hingga milyaran rupiah per Minggunya. Waoww!!!

Ditambah lagi aksi kejahatan terus bringas. Warga pun mulai cemas. Satu persatu warga mulai bisik-bisik cerita keberadaan judi itu yang cukup meresahkan.

“Kurasa untuk dadu putar, rata-rata omset perharinya ratusan juta. Dan perbulan, maulah kurasa milyaran,” kata salah seorang warga berinisial W, kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Selain dadu putar, sebut warga, di lokasi tersebut juga ada mesin tembak ikan yang beroperasi. Rata-rata omzet perharinya mencapai belasan juta rupiah.

Penelusuran wartawan di lokasi, Rabu (7/10/2020), para pemutar dadu mau pun pemain datang datang dari berbagai daerah, terkhusus dari luar Kecamatan STM Hilir, seperti dari Kecamatan Pancur Batu, Tanah Karo dan kota Medan serta kota lainnya.

Tak ayal keberadaan judi dadu putar tersebut membuat warga sekitar kian resah. Selain warga, tokoh Agama sekitar pun menyayangkan praktik judi dadu putar di Desa itu yang seolah tak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Ironisnya, lokasi tersebut tidak jauh dari Polsek setempat.

Salah seorang warga L beru Tarigan (48), warga Desa Sumbul, Kecamatan STM Hilir menyayangkan bebasnya para bandar dan pemain keluar masuk untuk bermain judi di lokasi tersebut.

“Saya sendiri bingung, kenapa judi dadu terang-terangan gitu nggak digerebek polisi, pinggir jalan pulak kreta (sepeda motor) parkir ratusan, kampung kami ini jadi rame lah. Entahnya udah dikasi kurasa adas setorannya ke penegak hukum sehingga gak digrebek dan ditangkapi mereka,” cetus beru Tarigan.

Bahkan menurutnya, waktu bulan September kemarin, adanya kemalingan hewan ternak yang tidak jauh dari lokasi judi tersebut.

Selain itu pernah juga ada keributan orang tua gara-gara anaknya bermain tembaik ikan.

“Semenjak dibukanya judi dadu dan tembak ikan di Batu Karang itu, warga merasa tidak nyaman dan was-was akan tindak kejahatan,” sebutnya.

Menghindari Desanya marak pencurian akibat lokasi judi dadu putar dan tembak ikan, warga pun memohon kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin, agar menindaknya secara cepat.

“Kami minta kepada Pak Kapolda tepati janjinya lah berantas judi di Sumatera utara, dan kami akan tunggu janji itu untuk memberantasnya di Batu Karang ini, Desa Sumbul, Kecamatan STM Hilir,” tegasnya.

Apa lagi saat ini, Covid-19 sudah sangat meresahkan Negara Repubkik Indonesia.

“Tak ada yang pakek masker pulak itu pemainnya entah dari mana aja,” keluh warga lain bermarga Sembiring.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui pesan singkat Whatsap Rabu (7/10/2020) berjanji akan segera menindak lokasi judi yang dimaksud.

“Terimakasih kita akan tindak,” janji orang nomor satu di Kepolisian Sumatera Utara ini. (WD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *