MEDAN, ARMADA BERITA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Demokrat Indonesia resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 157/KPTS/DPP-PD/VII/2026 tertanggal 2 Agustus 2026 tentang susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrat Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 2026.
Berdasarkan SK tersebut, Martinu Jaya Halawa, S.H., M.H., CPM ditetapkan sebagai Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Devis Abuimau Karmoy, M.I.Kom dan Bendahara dijabat Selamat Nduru, S.H. Kepengurusan juga dilengkapi dengan jajaran wakil ketua serta pengurus lainnya.
Terbitnya surat keputusan dari DPP menjadi dasar hukum sekaligus mandat resmi bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta melanjutkan estafet kepemimpinan Pemuda Demokrat Indonesia di Sumatera Utara.
Penyerahan SK tersebut sekaligus menjadi bentuk kepercayaan DPP kepada Martinu Jaya Halawa untuk memimpin organisasi di tingkat provinsi. Dengan latar belakang sebagai praktisi hukum, Martinu diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam membangun kaderisasi, advokasi masyarakat, serta menghadirkan kepemimpinan yang profesional dan berintegritas.
Usai menerima amanah tersebut, Martinu Jaya Halawa menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan tugas bersama seluruh pengurus dan kader di Sumatera Utara.
“Amanah dari DPP Pemuda Demokrat Indonesia ini adalah panggilan pengabdian. Dengan SK ini, kita memiliki dasar yang kuat untuk merapatkan barisan. Pemuda Demokrat Indonesia harus kembali menjadi lokomotif pergerakan pemuda yang rasional, melek hukum, berintegritas, serta berjuang berlandaskan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial,” ujar Martinu.
Sebelum dipercaya memimpin DPD Sumatera Utara, Martinu mengawali perjalanan organisasinya sebagai anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gunungsitoli. Karier organisasinya kemudian berlanjut sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Gunungsitoli, sebelum dipercaya menjabat Wakil Sekretaris DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara hingga Juli 2026.
Dalam waktu dekat, kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi organisasi dengan memperkuat struktur kepengurusan mulai tingkat DPD, DPC, PAC hingga ke tingkat basis di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Selain konsolidasi, program kaderisasi juga menjadi fokus utama organisasi. Melalui program tersebut, Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara menargetkan lahirnya kader-kader muda yang memiliki wawasan kebangsaan, berintegritas, progresif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Di bidang advokasi, kepengurusan baru berkomitmen memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat serta mengawal berbagai persoalan publik melalui pendekatan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Melalui kepengurusan yang baru, organisasi tersebut menyatakan siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mendorong pembangunan bangsa dan pemberdayaan generasi muda.
Martinu Jaya Halawa juga menegaskan bahwa Pemuda Demokrat Indonesia merupakan organisasi kemasyarakatan yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Menurutnya, organisasi ini terbuka bagi seluruh kalangan sebagai wadah silaturahmi, pengabdian, dan penguatan semangat kebangsaan.











