Medan, ArmadaBerita.Com
Personel Kepolisian Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap siswa SMA yang mayatnya ditemukan mengapung di sumur tua di Jalan Jambu, Dusun 4, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
“Alhamdulillah, pelaku sudah diamankan dan diserahkan ke Sat Reskrim Polrestabes Medan,” kata Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata, Jumat (16/12/2022).
Namun, dia masih enggan memberikan keterangan lebih jauh, termasuk identitas pelaku pembunuhan karena masih dimintai keterangan. “Nanti Pak Kapolrestabes Medan yang akan meliris,” ujarnya.
Chandra mengungkapkan, korban berinisial L (17), warga Kecamatan Sunggal, siswa sekolah swasta di Kabupaten Deli serdang. “Jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi setelah dilakukan olah TKP,” ungkapnya.
Diamankannya pelaku pembunuhan itu juga dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. Hadi menjelaskan bahwa pria yang membunuh korban adalah RL alias P Sumbing, warga Binjai. Pelaku ditangkap dari rumahnya di Binjai.
Hadi menjelaskan bahwa motif pembunuhan itu adalah sakit hati. Dimana korban dan pelaku baru berkenalan 2 minggu melalui media sosial Facebook hingga lanjut ke chatting dan sepakat bertemu. “Nah saat bertemu itulah pelaku sakit hati dengan ucapan korban yang menyinggung pelaku,” terang Kombes Pol Hadi.
Dari pelaku, polisi juga turut mengamankan beberapa pakaian pelaku yang dikenakan saat menghabiskan korban serta Handphone milik pelaku.
Sebelumnya, pelajar wanita dalam kondisi leher terikat dasi dan berseragam sekolah ditemukan di sumur, Jalan Jambu, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kamis (15/12/2022).
Jasad korban ditemukan oleh petani yang sedang mencari ubi di lahan perjagungan disekitar sumut.
Salah seorang warga menyebutkan, mayat korban pertama kali diketahui karena warga curiga dengan bau menyengat dari dalam sumur. Korban ditemukan posisi telungkup mengapung dalam sumur.
“Saat ditemukan mayat korban dalam keadaan mengapung dan ditutupi dengan rumput. Setelah dievakuasi, korban mengenakan pakaian pelajar SMA dalam keadaan hampir membusuk. Leher korban juga terjerat dasi diduga dibunuh,” pungkasnya. (Red)











