Medan, ArmadaBerita.Com
Terkait dengan pemberitaan media di armadaberita.com tentang Hutan Kanal yang kerap menjadi tempat bolos para pelajar sekolah, Muspika Medan Johor yang terdiri dari unsur tiga pilar (Kecamatan, TNI dan Polri) menyeser para pelajar yang bolos di lokasi Hutan Kanal, Jum’at (24/2/2023).
Hasilnya, petugas gabungan yang dipimpin Kasi Trantib Medan Johor, Rustam Harahap mendapati para pelajar yang masih berpakaian sekolah mulai dari SMP dan SMA, memang ramai berada di lokasi. Mereka disana sedang bersantai menikmati suasana taman yang lumayan bersih dan asri.
Begitu petugas datang, para pelajar pun tak bisa mengelak. Petugas mengumpulkan sekitar 50 pelajar baik pria maupun wanita.
Para pelajar itu pun dibariskan. Seluruhnya didata oleh petugas. Kemudian satu persatu dihubungi pihak sekolah dan orang tua untuk bisa hadir di Hutan Kanal itu untuk menyaksikan anak didik mereka yang bolos sekolah.
Tak hanya itu, petugas jga memberikan pembinaan fisik kepada para pelajar pria dengan cara push up agar menyadari bahwa tindakan mereka bolos sekolah itu adalah salah.

Dihadapan guru dan orang tua murid, Rustam Harahap memberikan bimbingan kepada pelajar dan mengingatkan untuk tidak mengulangi lagi bolos pada jam belajar. “Bila terulang, akan di beri sangsi hukuman dari sekolah masing-masing,” tegas Rustam kepada para pelajar.
Rustam Harahap juga meminta Guru dan orang tua murid berkolaborasi untuk melakukan pengawasan anak-anak di jam belajar. Ia juga meminta untuk saling memberikan informasi keberadaan anak didiknya.
Salah satu orang tua pelajar yang bolos sekolah pun hanya bisa tertunduk dengan menyadari kesalahannya. Pun demikian, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak pemerintahan dalam hal ini Kecamatan Medan Johor dan tiga pilar yang sudah turun tangan langsung menertibkan anaknya yang bolos sekolah.
“Kalau nggak ginikan (ditertibkan) saya tidak tau bahwa anak saya tidak sekolah, tiap hari minta uang jajan untuk berangkat sekolah, ternyata bersembunyi di Hutan Kanal ini,” ujar orang tua siswa yang enggan menyebutkan namanya ini dengan kesal.
Beliau juga meminta kepada pengelola Hutan Kanal untuk tidak menerima kedatangan pelajar pada jam sekolah. Tolongla kepada pengelola hutan kanal ini, kalau masih pagi janganlah terima kedatangan pelajar. Bagaimana kalau anaknya juga seperti itu,” ujarnya geram.
Salah satu warga masyarakat Jalan Karya Selamat, Johari 54 tahun yang tinggal di atas Hutan Kanal mengakui keberadaan Hutan Kanal ini memang kerap dijadikan tempat bagi siswa sekolah bolos.
“Sudah lama Hutan Kanal ini jadi tempat bolos anak sekolah, kenapa baru sekarang dirazia, apa sebelumnya Kepling tidak tau?, tapi tidak mungkin kepling tidak tau,” ujarnya pesimis.
Hutan kanal yang terletak di Jalan Eka Sama, Kelurahan Pangkalan Mansyur ini memang tempat yang cocok bagai kaula muda maupun remaja sekolah untuk berkumpul. Selain kawasannya yang lumayan asri dan sejuk, letaknya pun berada di tepian Sungai Deli. Di tempat itu ditumbuhi pepohonan yang bisa melindungi siswa sekolah dari pantauan orang untuk bolos. (Bes)











