NEWS  

Jambret Tertangkap, 1 Tewas Nabrak Tembok, Korban Lain Curiga Pelaku Pencurian Sepeda Motor Orang yang Sama

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Sehari setelah tertangkap massa akibat sepeda motornya yang dikendarai dua pelaku jambret menabrak tembok di Jalan Mansyurdin Nst/Jalan Usman Siddik Pasar IV, Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (21/9/2020) sekira pykul 01.30 WIB, korban lain pun curiga kalau pencurian dua unit kreta di rumahnya ada keterlibatan pelaku yang sama.

Hal itu diungkapkan, Rusniati (42) warga Jalan Usman Siddik Pasar IV, Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara kepada wartawan, Selasa (22/9/2020) siang.

Rusniati mengaku, bahwa dirinya masih ingat betul pencurian di rumahnya pada, Minggu (6/9/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

“Pagi itu saya mau ambil air wudhu’ untuk shalat, rupanya saya lihat pintu rumah saya yang digembok berlapis sudah dibongkar,” kata, Rusniati mengenang pencurian yang menimpanya.

Karena terkejut dan penasaran, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini mencoba membangunkan suaminya dan setelah mereka mengecek, ternyata dua unit sepeda motor masing-masing Honda Vario warna Hitam BK 3807 AEZ dan Honda Vario warna Merah BK 5527 AHF yang terparkir di dalam rumahnya sudah raib.

Atas kejadian itu, korban lantas membuat laporan resmi ke Polsek Percut Sei Tuan dengan bukti lapor Nomor: LP/1901/IX/2020/SPKT Percut.

Selidik-punya selidik, korban yang mencari tau siapa pencurinya menduga kalau aksi pencurian di rumahnya ada kaitannya dengan pelaku AR (27). AR merupakan salah satu pelaku begal yang selamat dari maut usai kreta yang mereka kendarai bersama JD menabrak tembok dan menyebabkan JD tewas di tempat.

JD dan Andi Riski kabur mengendarai Vario BK 4173 AFS usai menjambret tas milik Atya Sururi, warga Kecamatan Percut Sei Tuan. Ia berusaha kabur mengarah ke rumah keluarganya di Jalan Usaman Siddik, Pasar IV, Desa Bandar Khalipah. Namun sepeda motor yang mereka kendarai menabrak tembok di Jalan Mansyurdin Nst tepat di persimpangan tiga Jalan Usman Siddik, Pasar IV.

“Jadi si JD dan Andi Riski ini dulu tinggalnya di Pasar 4 ini juga. Tapi informasinya terkahir mereka tinggal di kawasan Desa Sei Rotan. Nah, si JD bersama temannya, HD, JY, BD, dan RM sering nongkrong di dekat rumah saya sampai larut malam bahkan sampai pagi,” kata, Rusniati.

Apalagi, dikatakan Rusniati, bahwa malam sebelum kejadian pencurian di rumahnya, AR sedang telfonan dengan BD.

“Saya takut karena mereka mau makai narkoba dan takut kalau mereka menjual disitu. Jadi sempat saya usir, dan paginya itulah rumah saya kemalingan. Lagian si BD pernah pinjam sepeda motor saya, dan takutnya kunci kontak motor itu diduplikatkan. Soal bongkar gembok, isu yang beredar si RM yang jago,” bebernya.

Atas kejadian itu, korban curiga kepada para pelaku yang diantaranya diakui korban masih ada hubungan pertalian saudara.

“Kita curiga dan kita mengharapkan supaya polisi mau menyelidikinya siapa ya terbongkar semua siapa pelakunya yang terlibat,” harapnya.

Terkait aksi pencurian dua unit sepeda motor yang dialami Rusniati dan dugaan keterlibatannya dengan salah satu pelaku jambret HP yang sempat diamankan warga usai sepeda motor yabg mereka gunakan menjambret menabrak tembok, pihak Polsek Percut Sei Tuan mengaku akan mendalaminya.

“Terimakasih, akan kita dalamai dulu ya,” sebut, Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Oofi ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/9) siang. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *