Siantar, ArmadaBerita.Com
Seorang pria yang dituding sebagai maling sepeda motor di Jalan Kartini, Siantar akhirnya dilepaskan. Polisi tidak memiliki cukup bukti untuk menjeratnya. “Habis dirawat, dia (tersangka-red) kita pulangkan. Lagian laporan pengaduannya juga tidak ada,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Siantar Barat Ipda Darwin Siregar, Rabu (29/3/2023).
Darwin mengatakan tersangka dipulangkan ke rumah keluarganya di Jalan Madura Bawah. Pemulangan tersangka juga dikarenakan dua orang yang mengaku sebagai korban tidak memiliki cukup bukti mengenai kepemilikan sepeda motor yang dipersoalkan. “Mereka hanya bisa memperlihatkan surat lelang. Isi surat tersebut cuma menyertakan jumlah unit, tapi tidak dengan merk seperti yang dituduhkan,” ungkap Darwin.
Meski tersangka adalah residivis kasus pencurian, menurut Darwin tidak otomatis bisa mencurigai seseorang tanpa koordinasi dengan polisi. “Harus melapor dulu, kalau bisa buat aduan dan itu bisa jadi dasar bagi para pelaku untuk ditahan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria dengan sebutan Petok babak belur digebuk massa di depan warung internet King Queen, Selasa (28/3/2023) pukul 00.21 WIB karena diduga mencuri sepeda motor warga. Pelaku yang dihakimi itu berbadan kurus. Tato tribal kentara di dadanya. Sekarat akibat digebuk massa, pria itu kemudian dilarikan ke rumah sakit Vita Insani.
Aksi main hakim sendiri itu diabadikan banyak netizen melalui kamera smartphone lalu diviral di media sosial. “Saya mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri,” pungkasnya. (Hay)










