Armadaberita.com, Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali melakukan aksi tegas terhadap peredaran narkoba di kawasan Pria Laut, Kecamatan Sunggal, Rabu (5/11/2025) sore. Dalam operasi tersebut, seorang pengedar berinisial MR (46) ditangkap, sementara barak-barak yang digunakan sebagai tempat transaksi dibakar petugas di lokasi.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membersihkan Kota Medan dari peredaran narkoba.
“Kami temukan tiga paket sabu siap edar dari tersangka MR. Selain itu, barak-barak yang digunakan untuk aktivitas narkoba kami hancurkan dan bakar di tempat. Ini bukti komitmen kami sesuai arahan Kapolrestabes Medan,” ujar Kompol Rafli di lokasi.
Selain narkoba, petugas juga menemukan lima unit mesin judi jackpot di rumah tak jauh dari lokasi barak. Seluruh mesin tersebut langsung disita dan dibawa ke Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Aksi Berlanjut ke Desa Serba Jadi
Tak berhenti di Pria Laut, tim Satresnarkoba Polrestabes Medan melanjutkan operasi ke Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Di lokasi kedua ini, tiga pria masing-masing DG (47), AG (32), dan HR (39) ditangkap karena terlibat jaringan peredaran sabu.
Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah paket sabu dan lebih dari 20 alat hisap (bong) yang digunakan untuk pesta narkoba. “Ketiga pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti. Ini bukti bahwa kami terus bergerak menindak tegas jaringan pengedar dan pengguna,” tegas Kompol Rafli.
Menurutnya, beberapa pelaku sempat berusaha kabur, namun berhasil diringkus setelah dilakukan pengejaran singkat oleh petugas.
Komitmen Berantas Narkoba Hingga ke Akar
Kompol Rafli menegaskan, penggerebekan di dua lokasi tersebut menjadi bukti keseriusan Polrestabes Medan dalam memerangi narkoba. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungannya.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dilakukan polisi. Kami butuh dukungan masyarakat untuk bersama-sama menghentikan penyalahgunaan narkoba dan menyelamatkan generasi muda,” ujarnya.
Aksi tegas ini menunjukkan komitmen Polrestabes Medan dalam menjalankan program pemberantasan narkoba, meski wilayah operasi sering kali sulit dijangkau dan telah berulang kali digerebek.
“Stop narkoba sekarang, selamatkan masa depan bangsa,” tutup Kompol Rafli.











