334 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG, Dapur SPPG Palupuh Ditutup

Share

PADANG, ARMADABERITA — Sebanyak 334 orang mengalami keluhan kesehatan setelah menerima makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Pemerintah Sumatera Barat kemudian meminta dapur penyedia makanan tersebut ditutup sementara.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan penutupan dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban sekaligus memberi kesempatan kepada petugas melakukan investigasi dan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.

“Nanti diperiksa dulu, untuk sementara dapur ditutup. Yang paling utama adalah bagaimana kita melindungi masyarakat dan meminimalisir dampak korban,” kata Mahyeldi di Padang, Rabu, 2 September 2026.

Data Dinas Kesehatan hingga Kamis, 3 September 2026, mencatat korban terdiri atas 273 siswa SD, 19 guru SD, 40 siswa SMPN 1 Palupuh, dua guru SMP, serta sejumlah anak TK, ibu menyusui, dan bayi.

Mereka mengalami gejala demam, pusing, mual, muntah, hingga diare. Sebagian korban dirawat di Puskesmas Palupuh dan Puskesmas Koto Rantang, sedangkan korban dengan gejala lebih berat dirujuk ke rumah sakit di Kota Bukittinggi.

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan tersebut berada di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh. Dapur milik Yayasan Affa Adicitta itu dipimpin Wahyu Saputra dan memasok makanan MBG untuk sekitar 20 sekolah serta posyandu di wilayah Palupuh.

Pemerintah Nagari Koto Rantang sebelumnya telah mengirim surat kepada Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya terkait gangguan kesehatan yang dialami warga penerima manfaat MBG.

Pemerintah nagari menegaskan belum menyimpulkan penyebab kejadian dan tidak ingin menuduh pihak tertentu. Pemeriksaan medis serta uji laboratorium oleh BPOM dan instansi terkait masih dilakukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Sembari menunggu hasil pemeriksaan, pemerintah meminta pelaksanaan MBG dievaluasi dan dihentikan sementara demi memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak dan penerima manfaat lainnya aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *