Medan, armadaberita.com – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan Tan, menekankan bahwa kemasan dan branding bukan sekadar pelindung produk, melainkan kunci bagi UMKM untuk naik kelas di era digital dan AI. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis BRIN bertajuk Pelatihan Teknik Desain Label Kemasan untuk UMKM di Hotel Emerald Garden, Jalan Putri Hijau, Medan, Sabtu (21/2).
Sofyan Tan mengingatkan, konsumen saat ini sangat memperhatikan detail kemasan. Mereka tidak hanya melihat desain, tetapi juga kandungan gula, kadar garam, bahan pengawet, tanggal kadaluarsa, dan status halal. “Kemasan yang tepat bisa menarik perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan,” ujarnya. Ia menambahkan, pemilihan warna dan konsep desain harus menyesuaikan target pasar, misalnya warna lembut untuk ibu-ibu dan warna cerah serta modern untuk Gen Z.
Dalam materi Bimtek, Sofyan Tan mencontohkan persaingan di industri mi instan. Merek terkenal Indomie sempat menghadapi kompetisi produk Alhami yang menargetkan konsumen muslim mayoritas di Indonesia dengan tagline “ingat Alhami, ingat Alhamdulillah”. Persaingan ini menunjukkan bagaimana branding dan kemasan menjadi strategi penting dalam memenangkan pasar.
Analis Pemanfaatan IPTEK BRIN, Indra Rusyadi Adiwijaya, menambahkan teknologi AI kini menjadi solusi efisien bagi UMKM untuk membuat desain kemasan dan promosi produk. Dengan bantuan AI, pelaku usaha bisa membuat kemasan menarik atau iklan video profesional tanpa harus menyewa artis atau model. Ia menekankan pentingnya logo sederhana, mudah diingat, dan mencerminkan nilai produk sebagai tahap awal branding.
Indra juga mengingatkan UMKM untuk mengadopsi growth mindset. Sikap ini mencakup menerima tantangan, belajar dari kritik, dan mencari inspirasi dari kesuksesan orang lain. Menurutnya, pelaku usaha yang kreatif dan berpikiran terbuka akan lebih mudah membawa bisnisnya naik kelas.
Bimtek BRIN ini diikuti ratusan UMKM dari Medan dan sekitarnya yang antusias belajar desain kemasan, pemanfaatan teknologi AI, dan strategi branding agar produknya lebih dikenal dan diminati konsumen.










