EKBIS  

Kepala Kantor DJPb Provsu: Soal PEN, BI Harus Satu Tujuan di Moneter dan Fiskal

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Dalam mencapai satu tujuan mempertahankan stabilitas ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia dianggap tidak akan mungkin bisa sendiri. BI harus bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) melalui kebijakan fiskal.

“Dia harusnya bisa menentukan berapa suku bunga secara bersama-sama. Makanya itu harus disepakati baik tingkat bunga maupun inflasi. Jadi kalau kita di Fiskal, sedangkan BI di Moneternya,” kata Kepala DJPb Sumut, Tiarta Sebayang, saat memberikan pelatihan wartawan ekonomi bisnis di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (4/11/2020) sore.

Kebijakan pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara dengan cara meningkatkan atau menurunkan pendapatan atau anggaran negara sebagaimana ditetapkan dalam APBN. Dalam hal ini DJPb menangani masalah Fiskal.

Beberapa peran kebijakan Fiskal terhadap perekonomian nasional dan Regional yang ditangani DJPb yakni: Menurunkan tingkat inflasi yang dilakukan lewat penundaan atau pembatalan proyek pemerintah yang sedang berlangsung untuk mengurangi peredaran mata uang.

Kemudian meningkatkan produk domestik bruto. Hal ini dicapai dengan mendorong produksi masyarakat atas barang dan jasa dengan cara memperbesar pengeluaran ataupun meningkatkan transfer pemerintah.

Selanjutnya mengurangi tingkat pengangguran. Tugas ini dipenuhi lewat cara melakukan proyek pembangunan negara sehingga pemerintah dapat menciptakan lapangan kerja baru guna mengurangi pengangguran.

Point selanjutnya adalah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penciptaan lowongan baru dari pembangunan proyek dan merekrut masyarakat sebagai pekerjanya, meningkatkan stabilitas perekonomian.

“Hingga menyejahterakan masyarakat yang dapat dilakukan lewat pengaturan pengeluaran pajak, perbelanjaan, dan pengaturan utang sehingga masyarakat lebih sejahtera. Jadi tujuan utama kita adalah menyalurkan anggaran sampai ke,” jelas Tiarta Sebayang.

Sementara itu, BI juga memiliki tujuan yang sama yaitu sama-sama untuk mencapai stabilitas ekonomi dan meningkatkan ekonomi. “Sedangkan BI itu dibidang Moneternya,” pungkasnya. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *