Medan, ArmadaBerita.Com
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo resmi mengukuhkan Doddy Zulverdi menjadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang sebelumnya dijabat oleh Soekowardojo.
Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (BI Sumut), Jum’at (18/3/2022).
Pengukuhan turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadiı pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Konsulat Jenderal negara sahabat dan pimpinan instansi vertikal di Provinsi Sumatera Utara secara terbatas disertai protokol kesehatan yang ketat.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Soekowardojo atas kinerja baik serta prestasi yang telah diraih semasa menjabat sebagai Kepala Pervvakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara selama 1 tahun, mulai dari tahun 2021 hingga awal tahun 2022.
Dody Budi Waluyo juga menyampaikan bahwa Doddy Zulverdi merupakan salah satu putra terbaik Bank Indonesia dan dipercaya dapat memberikan sumbangsih dan kontribusi terbaik dalam peranannya sebagai Kepala Perwakilan ndonesia Provinsi Sumatera Utara yang baru.
“Hal ini mengingat Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara memiliki peran krusial dalam memperkuat peran advisory kepada stakeholder daerah untuk merespon 3 tantangan,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo.
Tantangan yang telah menanti itu pertama datang dari upaya dalam menjaga kenaikan harga atau infiasi di Sumatera Utara. Dampak kenaikan harga global terhadap harga di domestik perlu dikendalikan melalui berbagai upaya termasuk menjaga kesinambungan pasokan terutama bahan pokok bagi masyarakat.
“Penguatan sinergi pengendalian infiasi melalui forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga menjadi langkah yang perlu terus didorong dalam menjaga kestabilan tingkat inflasi di Sumatera Utara,” sebut Dody Budi Waluyo.
Kedua, upaya akselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi menjadi tantangan yang akan dihadapi. Berbagai sektor prioritas yang telah diidentifikasi menjadi motor pemulihan perlu senantiasa didorong. “Upaya fasilitasi dengan mitra dagang dan investor di luar negeri serta pelaksanaan business matching diharapkan dapat mendorong kinerja ekspor dan investasi di Sumatera Utara.
“Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Doddy Zulverdi, merupakan seorang arsitek dari kerja sama internasional di Bank Indonesia, sehingga pengalaman beliau akan memberikan nilai tambah bagi upaya mendorong ekspor Sumatera Utara,” beber Dody Budi Waluyo.
Ketiga, penguatan reformasi struktural termasuk infrastruktur juga perlu dilakukan melalui perluasan elektronifikasi transaksi dan digitalisasi sistem pembayaran.
“Digitalisasi yang merupakan kunci mendorong perekonomian saat pandemi dimana interaksi secara fisik dibatasi. Teknologi pembayaran digital memudahkan masyarakat melakukan transaksi dengan cepat, mudah, aman dan murah,” imbuhnya.
Diungkapkan Dody Budi Waluyo lagi bahwa kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara juga akan terus melakukan perluasan pembayaran digital, antara lain melalui QRIS yang tahun ini memiliki target 1,5 juta pengguna baru secara nasional.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi turut menyampaikan dalam sambutannya bahwa kesamaan langkah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.
“Apresiasi yang sebesarbesarnya juga disampaikan kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang senantiasa memberikan masukan dan pandangan menjadi acuan pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan serta strategi dalam mendukung pencapaian visi Sumatera Utara yang Maju, Aman, dan Bermartabat,” ungkapnya.
Ucapan selamat juga diberikan kepada Doddy Zulverdi yang mengemban amanah baru sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, dan ucapan terima kasih kepada Soekowardojo yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik di Sumatera Utara.
Edy Rahmayadi memandang perlu untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi ke depannya dalam mendorong akselerasi pemulihan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. (Red)











