Medan, ArmadaBerita.Com – Gelombang penonton memenuhi kawasan Panggung Utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (17/7/2026) malam. Sejak sebelum pertunjukan dimulai, ribuan masyarakat dari berbagai daerah telah memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan pedangdut nasional Nassar yang menjadi salah satu bintang utama dalam rangkaian hiburan PRSU 2026.
Sorak penonton bergemuruh saat Nassar naik ke atas panggung. Lagu demi lagu yang dibawakannya langsung disambut nyanyian massal dari para pengunjung. Suasana malam itu dipenuhi cahaya lampu panggung, tepuk tangan, dan antusiasme warga yang menjadikan konser tersebut sebagai salah satu puncak kemeriahan PRSU tahun ini.
Membludaknya jumlah pengunjung tidak hanya menunjukkan besarnya daya tarik penampilan artis nasional, tetapi juga menjadi gambaran perubahan wajah PRSU. Pekan raya yang selama ini identik dengan pasar malam kini berkembang menjadi ruang publik modern yang memadukan hiburan, seni budaya, ekonomi kreatif, promosi investasi, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal dalam satu kawasan.
Konser Nassar melengkapi deretan penampilan musisi nasional yang sebelumnya telah meramaikan PRSU 2026, seperti Raim Laode, MALIQ & D’Essentials, dan Ghea Indrawari. Kehadiran mereka berdampingan dengan penampilan seniman lokal menciptakan panggung yang memberi ruang bagi talenta Sumatera Utara untuk tampil sejajar dengan artis papan atas Indonesia.
Panitia mencatat sekitar 75 persen pengisi acara selama penyelenggaraan PRSU berasal dari putra-putri terbaik Sumatera Utara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri kreatif daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada masyarakat luas.
Di balik kemeriahan itu, penyelenggaraan PRSU 2026 juga menghadirkan catatan penting. Seluruh kegiatan berlangsung tanpa menggunakan dana APBN maupun APBD, melainkan melalui kolaborasi berbagai pihak dan pengelolaan profesional. Model penyelenggaraan tersebut dinilai menunjukkan bahwa event berskala besar dapat berjalan secara mandiri dengan tetap menghadirkan hiburan berkualitas serta ruang promosi bagi daerah.
Transformasi PRSU turut mendapat perhatian di tingkat nasional. Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung penyelenggaraan PRSU sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi potensi daerah.
Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahmat Shah, yang hadir pada malam konser, turut mengapresiasi perubahan yang terjadi. Menurutnya, PRSU kini menjadi etalase berbagai potensi Sumatera Utara, mulai dari produk unggulan kabupaten dan kota, pertunjukan seni budaya, kuliner khas daerah, hingga hiburan dari artis nasional.
Memasuki usia emas ke-50, PRSU tidak lagi sekadar menawarkan hiburan semata. Dengan satu tiket, masyarakat dapat menikmati konser musisi nasional, menyaksikan pertunjukan budaya dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara, mengunjungi pameran produk unggulan daerah, hingga menikmati beragam kuliner dan wahana keluarga.
Kemeriahan konser Nassar menjadi simbol perubahan tersebut. Ribuan masyarakat yang memadati arena hingga larut malam menunjukkan bahwa PRSU kini telah berkembang menjadi ruang publik yang mempertemukan hiburan, budaya, kreativitas, dan ekonomi dalam satu perayaan besar yang membangkitkan kebanggaan terhadap Sumatera Utara.











