Bermimpi Kuliah di Luar Negeri

Share

Jakarta, ArmadaBeritaCom – Globalisasi menjadikan bahasa Inggris menjadi sebuah keniscayaan. Kemampuan ini menjadi kemampuan umum yang sangat dibutuhkan untuk meraih berbagai peluang khususnya melanjutkan studi ke luar negeri.

Impian inilah yang kami harapkan dapat dimiliki oleh siswa-siswi SMA yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa Ukrida di Jakarta Barat.

Siswa-siswi SMA banyak yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris agar mampu melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, pelajaran yang diajarkan di sekolah saja masih tidak cukup. Maka dari itu, pelajaran tambahan perlu dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas siswa-siswi SMA dalam berbahasa Inggris.

Melihat semangat dari siswa-siswi SMA yang bermimpi untuk kuliah di luar negeri, hati kami tergerak untuk membuat sebuah program pengajaran bahasa Inggris yang bertujuan untuk membantu mereka dalam meraih mimpi. Kami melaksanakan program dengan mengajar siswa-siswi SMA dari sekolah yang berbeda-beda.

Program yang kami adakan tidak dipungut biaya apapun, yang berarti semua murid SMA yang memiliki semangat untuk belajar bahasa Inggris diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan ini.

Seorang mahasiswa Ukrida sedang mengajar anak-anak sekolah belajar bahasa Inggris secara online. Ini adalah bagian dari Program Ukrida Mengajar.

Murid yang kami ajar berjumlah 10 murid dan tempat yang dipakai untuk melakukan kegiatan adalah rumah dari salah satu murid yang kami ajar yang berada di daerah Greenville, Jakarta Barat.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid (online dan onsite) untuk mencegah kepadatan di dalam ruangan, sehingga kemungkinan penyebaran virus corona dapat diperkecil. Program dilaksanakan sebanyak 5 pertemuan dan dilaksanakan pada hari Sabtu agar waktu untuk bersekolah tidak terganggu.

Setiap sebelum kami melakukan pertemuan untuk kegiatan belajar mengajar, kami rutin berdiskusi untuk menyiapkan materi yang sesuai untuk diajarkan kepada murid-murid. Materi yang kami ajarkan tidak jauh dari penggunaan bahasa Inggris di kehidupan sehari-hari, dari mempelajari pronunciation yang benar hingga mempelajari grammar.

Penyampaian materi dilakukan dengan konsep belajar yang santai namun tetap terarah, sehingga membuat suasana kegiatan belajar mengajar menjadi menyenangkan.

Pada proses, kami membagi para murid menjadi tiga kelompok yang dipegang oleh masing-masing dari kami. Tujuan dari pembagian kelompok ini adalah untuk memudahkan kami pada saat berdiskusi dengan murid-murid, sehingga kami dapat memberikan perhatian lebih kepada setiap murid yang kami ajar.

Kami mendapati banyak tantangan dalam proses belajar mengajar. Hal itu dikarenakan setiap murid memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda dalam menyerap pembelajaran yang kami berikan.

Beberapa mahasiswa Ukrida yang mengabdi dengan menjadi tim pengajar bahasa Inggris bagi anak-anak sekolah. Ini merupakan bagian dari Program Ukrida Mengajar.

Sehingga kami harus lebih teliti dalam melihat kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh murid-murid. Hal itu kami lakukan agar tidak ada murid yang tertinggal dalam mempelajari materi yang kami berikan.

Program pengajaran ini mendapatkan respon yang positif dari murid-murid yang kami ajar. Para murid sangat antusias dan sangat aktif dalam bertanya jika mereka belum memahami suatu materi.

Mereka berharap agar program yang kami telah laksanakan dapat terus diselenggarakan agar semakin banyak orang yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pengajaran bahasa Inggris gratis seperti program kami.

Melalui program yang kami selenggarakan ini, kami berharap agar banyak orang termotivasi untuk menyelenggarakan program yang serupa, sehingga anak-anak muda di Indonesia tidak buta oleh bahasa Inggris.

Diharapkan juga bagi para murid yang mengikuti program ini dapat lebih tertarik dalam mempelajari bahasa Inggris dan dapat membangun mimpi mereka untuk belajar hingga keluar negeri. (*)

 

Artikel ini ditulis oleh Ivan Christian, Alvin Ancala, dan Tikkos, ketiganya adalah mahasiswa Ukrida.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *