Medan, ArmadaBerita.Com – Persoalan infrastruktur masih menjadi kebutuhan paling mendesak yang disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lailatul Badri, A.Md, saat menggelar Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III pada Minggu (27/7/2026).
Dalam rangkaian reses yang berlangsung di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, serta dua titik di Kecamatan Medan Timur, warga secara kompak meminta percepatan pembangunan jalan, drainase, dan fasilitas umum yang dinilai belum memadai.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan berasal dari warga Kecamatan Medan Timur, khususnya terkait kondisi Jalan Ampera yang dinilai membutuhkan penanganan segera. Selain itu, masyarakat juga mendesak pembangunan saluran drainase untuk mengatasi genangan air yang kerap mengganggu aktivitas, terutama saat musim hujan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Lailatul Badri menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dibawa ke DPRD Kota Medan untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Medan.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi akan kami kawal agar dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan sesuai tingkat urgensinya,” ujar Lailatul Badri.
Ia menilai pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan dan drainase, merupakan kebutuhan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pengawalan terhadap usulan warga akan terus dilakukan hingga masuk dalam agenda pembangunan daerah.
Selain menyerap aspirasi, politisi PKB tersebut juga mengajak masyarakat tetap aktif menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.
Reses merupakan agenda konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjadi bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Melalui forum tersebut, diharapkan sinergi antara DPRD, Pemerintah Kota Medan, dan masyarakat semakin kuat sehingga pemerataan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik dapat terwujud di seluruh wilayah Kota Medan. (*/Asn)











