Daerah  

Harga Cabai Anjlok, Pemkab Deli Serdang Siap Borong Hasil Panen Petani!

Share

DELI SERDANG, Armadaberita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyiapkan langkah intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya jual hasil panen petani, khususnya komoditas strategis seperti cabai dan bawang merah.

Bupati Asri Ludin Tambunan menyampaikan, pemerintah daerah berencana membeli langsung hasil panen petani dan menjualnya kembali ke pasar dengan dukungan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami sebagai pemerintah daerah akan mengambil langsung cabai dari petani, kemudian kita jual ke pasar bebas. Selisih harga nantinya akan kita subsidikan,” ujar Bupati saat menghadiri panen bawang merah bersama Kelompok Tani Oriza di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, serta panen cabai bersama Kelompok Tani Sadar Tani di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Selasa (10/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.

Selain intervensi harga, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga tengah mengkaji pengembangan model kawasan produksi terpadu yang menggabungkan sektor pertanian dan perikanan dalam satu sistem usaha tani.

Model tersebut dirancang mencakup budidaya ikan air tawar, padi, bawang merah, hingga cabai dalam satu kawasan produksi terpadu.

“Nanti kita coba prosesnya. Mungkin dengan lahan sekitar 2.000 meter bisa kita uji coba. Mudah-mudahan model ini bisa menjaga produksi sekaligus meningkatkan daya jual hasil petani,” jelas Bupati.

Ia juga menyampaikan, kondisi inflasi di Deli Serdang saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Jika sebelumnya sempat masuk kategori tertinggi di Indonesia, kini angka inflasi daerah tercatat berada di kisaran 4,18 persen secara tahunan (year on year).

Meski demikian, pemerintah daerah hanya dapat melakukan intervensi pada komoditas tertentu yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat.

“Komoditas yang bisa kita kendalikan itu seperti beras, bawang merah, cabai, bawang putih, dan ikan darat. Komoditas lain sulit untuk kita intervensi,” kata Bupati.

Ia menambahkan, saat ini produksi sejumlah komoditas seperti beras dan bawang merah masih relatif aman. Sementara untuk cabai, harga di tingkat petani justru cenderung rendah sehingga berpotensi memicu deflasi.

Karena itu, langkah jangka pendek yang dipertimbangkan adalah melakukan pembelian langsung hasil panen petani sebagai bagian dari operasi pasar daerah.

“Untuk bawang merah maupun cabai, kita akan pelajari dulu payung hukumnya. Kalau memungkinkan, kita ambil langsung dari petani lalu kita jual ke pasar dengan mekanisme subsidi dari pemerintah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *