Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Kabupaten Padanglawas memanfaatkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 sebagai ruang promosi untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat dan pelaku usaha. Mulai dari minyak goreng hasil industri sawit hingga kayu manis asal Kecamatan Sosopan ditampilkan untuk membuka peluang pasar yang lebih luas.
Partisipasi dalam PRSU tidak hanya difokuskan pada promosi potensi daerah, tetapi juga mendorong produk industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
Staf Dinas Koperasi Kabupaten Padanglawas, Siti Rahma Daulay, mengatakan sektor perkebunan kelapa sawit masih menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Karena itu, produk turunannya menjadi salah satu yang paling ditonjolkan di paviliun Padanglawas.
Salah satunya adalah minyak goreng kemasan, termasuk Minyakita yang diproduksi perusahaan pengolahan sawit di Padanglawas, seperti PT Permata Hijau Sawit (PHS).
“Minyak goreng tersebut diproduksi secara lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara, termasuk menjadi komoditas penting saat pelaksanaan operasi pasar murah,” kata Siti, Kamis (30/7/2026).
Selain produk industri, Padanglawas juga memamerkan berbagai produk UMKM, seperti dodol khas daerah, aneka keripik, dan kerupuk olahan masyarakat. Produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan pangan lokal kepada pengunjung PRSU.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah turut membawa komoditas rempah berupa kayu manis asal Kecamatan Sosopan dalam bentuk bubuk maupun kayu kering. Produk ini dinilai memiliki prospek pasar yang menjanjikan sehingga terus didorong pemasarannya ke berbagai daerah.
Melalui keikutsertaan dalam PRSU 2026, Pemerintah Kabupaten Padanglawas berharap promosi yang dilakukan mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus membuka peluang ekspor bagi hasil industri dan UMKM daerah.











