Gitaris Cilik 11 Tahun Curi Perhatian Lewat Aksi Rock yang Memukau di PRSU

Gavriel, Gitaris cilik usai meyemarakan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Ist
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Di tengah semarak Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50, penampilan seorang gitaris cilik sukses mencuri perhatian pengunjung. Bukan hanya karena usianya yang baru menginjak 11 tahun, tetapi juga karena kemampuan bermain gitar elektrik yang matang dan penuh percaya diri saat membawakan lagu-lagu bergenre rock.

Anak tersebut adalah Gavriel, siswa Noble School Medan yang tampil bersama band yang beranggotakan teman-teman sekolahnya. Di atas panggung, permainan gitarnya terlihat luwes, cepat, dan penuh penghayatan, layaknya musisi yang telah lama berkecimpung di industri musik.

Usai tampil, Gavriel mengaku mulai belajar gitar sejak duduk di bangku kelas III sekolah dasar. Kini, setelah tiga tahun menekuni alat musik tersebut, ia mulai menuai berbagai prestasi di tingkat lokal hingga tampil di salah satu panggung bergengsi di Sumatera Utara.

“Senang bisa tampil bersama teman-teman band di PRSU. Saya mulai belajar gitar sejak kelas tiga SD, sekarang sudah naik kelas enam,” akunya di Medan, Rabu (22/7/2026).

Ketertarikan Gavriel terhadap gitar berawal dari kebiasaannya menonton penampilan para gitaris di YouTube. Dari sana muncul keinginan untuk bisa memainkan gitar seperti para idolanya.

Berbeda dengan banyak musisi muda yang mengawali perjalanan melalui kursus musik, Gavriel justru belajar langsung dari sang ayah. Sosok ayah menjadi guru pertama sekaligus penyemangat terbesar dalam mengembangkan kemampuannya.

“Papa yang pertama mengajari saya main gitar. Papa juga suka bermain gitar,” katanya.

Dalam perjalanan bermusiknya, Gavriel mengaku sangat mengagumi gitaris legendaris Dream Theater, John Petrucci. Menurutnya, teknik permainan gitar sang musisi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Meski aktif mengikuti berbagai kompetisi dan tampil di sejumlah panggung, Gavriel tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Ia membagi waktu antara sekolah dan latihan secara disiplin.

Pada hari sekolah, ia biasanya berlatih sekitar 30 menit setiap hari. Sementara saat libur, waktu latihannya bisa mencapai satu hingga dua jam.

Konsistensi tersebut membuahkan hasil. Dalam dua tahun terakhir, Gavriel berhasil mengoleksi sejumlah prestasi, di antaranya Juara 1 Got Talent TRING–Pegadaian 2025, Juara 1 Lomba Gitar Elektrik kategori Umum di Mention Cafe 2025, Juara 1 Lomba Gitar Elektrik Hotel Santika 2025, serta dinobatkan sebagai Best Guitarist pada Lomba Band BOM di Lapangan Benteng Medan tahun 2026.

Penampilan Gavriel di PRSU ke-50 menjadi bukti bahwa talenta-talenta muda dari daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung yang lebih luas. Dengan dukungan keluarga, disiplin berlatih, dan semangat belajar yang tinggi, gitaris cilik asal Medan ini menjadi salah satu wajah baru generasi muda Indonesia yang patut diperhitungkan di dunia musik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *