Sofyan Tan Bongkar “Ironi” Anggaran Pendidikan: Tambahan Hanya Rp400 M, Jauh dari Kebutuhan Rp52,9 Triliun!

Share

ARMADA BERITA | MEDAN – Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan melontarkan kritik tajam soal minimnya tambahan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dari total anggaran pendidikan Rp757,82 triliun di RAPBN 2026, Kemendikdasmen hanya kebagian Rp55,4 triliun setelah mendapat tambahan Rp400 miliar saja.

“Miris sekali, ada 4,16 juta siswa putus sekolah, tapi kementerian yang mengurus pendidikan dasar dan menengah hanya diberi 7,3 persen dari total anggaran,” ujar Sofyan Tan, Senin (15/9), dalam rapat kerja dengan Kemendikdasmen di DPR RI.

Ia menilai angka itu jauh dari amanat konstitusi dan Putusan MK tentang wajib belajar 13 tahun gratis. Sofyan mendesak pemerintah menambah alokasi Rp52,9 triliun agar total anggaran Kemendikdasmen mencapai Rp108 triliun.

Menurutnya, tambahan dana itu penting untuk memperluas Program Indonesia Pintar hingga TK, menaikkan tunjangan guru non-ASN, memperluas beasiswa siswa berprestasi, memperbaiki sekolah rusak, hingga menyediakan sanitasi yang layak. “Kalau mau generasi emas 2045, ya harus serius biayai pendidikan,” tegasnya.

Sofyan juga membandingkan anggaran Kemendikdasmen dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp335 triliun, di mana 67 persen dananya justru diambil dari pos pendidikan.

“DPR akan terus memperjuangkan hak rakyat atas pendidikan berkualitas dan guru yang sejahtera. Jangan sampai uang pendidikan habis untuk program lain,” tandas Sofyan Tan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *