Armadaberita.com | Medan – Sidang Paripurna DPRD Medan dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2025 berlangsung panas meski digelar secara daring, Selasa (2/9/2025). Satu per satu fraksi melontarkan kritik, masukan, hingga desakan kepada Pemerintah Kota Medan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, mengikuti jalannya paripurna dari Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Sudirman. Sidang dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, didampingi Wakil Ketua Rajuddin Sagala dan Zulkarnain.
Fraksi PKS lewat Doli Indra Rangkuti menyoroti soal keadilan PBB P2 dan mendesak Pemko Medan lebih serius memperbaiki infrastruktur jalan serta drainase yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Fraksi Gerindra melalui Tia Ayu Anggraini menuntut strategi jitu dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah. Ia meminta penjelasan detail soal kendala dan solusi yang akan dilakukan Pemko agar pendapatan bisa maksimal.
Tak kalah kritis, Fraksi NasDem yang diwakili Afif Abdillah menyoroti turunnya proyeksi pendapatan dari Rp 7,6 triliun menjadi Rp 6,9 triliun. Ia mengingatkan agar Pemko tidak lalai memperhatikan UMKM dan mendesak evaluasi serius terhadap program Jaminan Kesehatan Semesta (UHC). “Kami dukung UHC premium, tapi kami ingin tahu sejauh mana persiapannya,” tegas Afif.
Sebelum sidang ditutup, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menyerahkan berkas pemandangan umum fraksi-fraksi kepada Wali Kota Rico Waas untuk ditindaklanjuti. Semua mata kini tertuju pada langkah Pemko Medan, apakah mampu menjawab tantangan dan kritik yang mengemuka dalam sidang ini.











