Lailatul Badri Kesal Warga Tak Pernah dapat Kwitansi WRS dari Petugas Sampah

Ggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri saat menggelar sosialisasi peraturan daerah kota Medan. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Begitu mendengar keluhan warga Glugur Darat 1, Kecamatan Medan Timur yang tak pernah dapat kwitansi pembayaran Wajib Retribusi Sampah (WRS), anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri jadi kesal.

Hal ini terungkap saat Anggota DPRD Medan Lailatul Badri menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) Daerah Kota Medan ke I Tahun 2025, Nomor 06 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Umar, Kelurahan Glugur Darat 1, Kecamatan Medan Timur, Minggu (19/1/2025) siang.

“Setiap bulan kami bayar uang sampah Rp30 ribu sampai Rp40 ribu. Namun, kwitansi bukti WRS tidak pernah kami terima dari petugas sampah,” keluh Ketua BKM Masjid Jalan Umar, Amirudin seraya mengaku sampah baru diangkut 2 sampai 3 hari.

Mendengar keluhan warga, Lailatul Badri langsung terkejut. “Kenapa bisa seperti ini? Seharusnya, petugas pengangkut sampah memberikan kwitansi WRS kepada warga,” sesal politisi PKB ini. L

Wanita yang akrab disapa Lela juga menduga petugas pengangkutan sampah dengan mandor dan Camat Medan Timur ada main mata.

“Kita menduga bisa-bisa WRS ini tak sesuai masuk ke kas Pemko Medan. Jadi, ini harus ditelusuri. Kenapa kwitansi WRS tak diberikan dengan warga. Soalnya, kwitansi bukti WRS setiap bulan ada diberikan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” tuturnya seraya menegaskan, jika WRS tak dikasih, warga tak usah membayarnya.

Disatu sisi, Lela juga kesal dengan DLH Kota Medan yang tak menghargai undangan kegiatannya. “Kita kecewa dengan Kepala DLH Kota Medan yang tak mau membangun Kolaborasi. Sebab, perwakilan yang dikirim telat hadir. Jadi, tak tahu apa permasalahan warga di sini dan bersama-sama mencari solusinya,” pungkasnya. (Asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *