Medan, ArmadaBerita.Com – Upaya pembenahan kawasan wisata air panas di Desa Daulu dan Semangat Gunung, Kabupaten Karo, terus didorong Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Tidak hanya menata sistem retribusi, Bobby menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mengangkat daya saing destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karo.
Usai berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Karo, pelaku usaha, dan unsur terkait di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (18/6), Bobby menekankan bahwa pengelolaan destinasi wisata harus dilakukan secara profesional agar tidak mengurangi minat wisatawan berkunjung.
Menurut Bobby, pembenahan perlu dilakukan agar kawasan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung tidak mengalami nasib serupa seperti sejumlah destinasi yang sempat ramai namun kemudian kehilangan daya tarik.
“Kita ingin wisata Karo ini naik kelas. Kita sudah belajar dari Siosar yang sekarang akhirnya meredup padahal sempat ramai sekali,” kata Bobby.
Ia juga menilai persoalan yang terjadi saat ini tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. Sebab, pola pungutan yang pernah diterapkan sebelumnya membuat praktik serupa dianggap sebagai sesuatu yang lumrah.
“Tidak sepenuhnya salah masyarakat karena sebelumnya Pemda juga melakukan pungutan. Jadi masyarakat belajar dari situ, tetapi sekarang coba kita benahi,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan penataan kawasan wisata, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda langsung mengambil langkah pengawasan di lapangan. Bupati Karo Antonius Ginting memastikan untuk sementara waktu tidak ada lagi pungutan di kawasan pemandian air panas hingga proses pembahasan dan penataan selesai dilakukan.
“Mulai sekarang hingga jawaban tertulis selesai, tidak ada pungutan di kawasan pemandian air panas. Kami bersama TNI, Polri dan Satpol PP akan berjaga untuk memastikan kondisi tetap kondusif,” kata Antonius.
Menurut Antonius, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar kawasan wisata air panas Daulu dan Semangat Gunung kembali menjadi destinasi andalan Kabupaten Karo. Dengan tata kelola yang lebih baik, kawasan tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
Langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat citra pariwisata Karo sebagai destinasi yang nyaman, tertib, dan ramah bagi wisatawan. (*)











