Medan, ArmadaBerita.Com – Meluasnya dampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat mendorong Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan mendesak Pemerintah Pusat segera menetapkan status Bencana Nasional agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terpadu. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan pilihan paling tepat mengingat skala kerusakan dan tingginya jumlah korban. “Kondisi bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumbar sudah sangat memprihatinkan. Tidak ada langkah yang lebih tepat selain menetapkan status Bencana Nasional,” ujar Robi Barus, Sabtu (6/12/2025).
Robi menjelaskan, bencana yang terjadi telah membuat berbagai wilayah porak poranda. Dampak bencana semakin meluas dari hari ke hari, sementara jumlah korban jiwa, luka-luka, hingga orang hilang terus bertambah. Berdasarkan data BPBD Sumut per Jumat (5/12/2025), tercatat 313 orang meninggal dunia dan 163 orang hilang. Sementara di Kota Medan sendiri, terdapat 13 korban meninggal.
“Angka ini baru dari Sumut. Belum lagi Aceh dan Sumbar yang juga mengalami kondisi serupa. Dengan situasi seberat ini, sangat wajar bila Pemerintah Pusat mengambil langkah cepat melalui penetapan Bencana Nasional,” ungkapnya.
Dengan status tersebut, kata Robi, pemerintah dapat melakukan penanganan secara menyeluruh, termasuk mobilisasi sumber daya dari pusat untuk membantu daerah yang telah kewalahan menghadapi bencana. Ia mencontohkan beberapa daerah di Aceh yang sudah mengaku tidak mampu lagi mengatasi dampak bencana tanpa bantuan yang lebih besar.
Selain korban jiwa, banyak penyintas kini kesulitan mendapatkan makanan, air bersih, tempat tinggal layak, hingga layanan medis. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memburuk bila tidak segera ditangani.
“Saudara-saudara kita di Sumut, Aceh, dan Sumbar sedang kelaparan, kedinginan, dan dilanda ketakutan. Mereka membutuhkan pertolongan cepat. Penetapan Bencana Nasional akan mempercepat seluruh proses bantuan dan pemulihan,” tegas Robi.
Ia berharap pemerintah segera mengambil keputusan strategis agar penanganan bencana dapat berjalan optimal dan mengurangi potensi bertambahnya korban. (*)











