Mahasiswa Harus Menulis Jurnal Ilmiah

Ayu Yunita Sitohang, penulis
Share

Oleh: Ayu Yunita Sitohang

Saat ini menulis jurnal telah menjadi kewajiban di perguruan tinggi. Meski tidak dituntut dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi, mahasiswa lulusan sarjana tetap diminta menulis di jurnal ilmiah. Banyak yang merasa keberatan, tetapi pengaturan hal ini tetap saja berlangsung dan menulis jurnal ilmiah dianggap sebuah kewajiban.

Apakah kita bisa melihat sisi positif dan penting dari tuntutan untuk menulis di jurnal ilmiah, dari sudut pandang mahasiswa tentunya?

Menambah pengetahuan akademik

Sebagian besar orang berpandangan bahwa pengetahuan hanya dapat diperoleh dari dosen dan buku. Hanya sedikit orang mengetahui bahwa ternyata jurnal juga dapat menambah pengetahuan, bahkan dengan komposisi yang lebih kompleks.

Dari sebuah tulisan di jurnal, mahasiswa menjadi tahu mengenai kemajuan dan informasi terbaru secara mendalam, baik itu mengenai temuan baru atau inovasi yang diperoleh dari jurnal tersebut.

Tidak hanya itu jurnal juga memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang bagaimana riset yang baik. Seperti tentang cara menyajikan data dan mengetahui konsep atau teori baru yang dapat digunakan untuk memahami sebuah peristiwa tertentu. Semuanya hampir-hampir tanpa memerlukan dosen atau buku.

Pengetahuan dari jurnal, tentu akan menjadi modal besar untuk kemudian dituangkan ke dalam tulisan. Bacaan-bacaan dari jurnal yang diperoleh oleh mahasiswa, menjadi sebuah pengetahuan yang membentuk cara berpikir mahasiswa. Dan itu akan membentuk pengetahuan baru.

Mahasiswa misalnya telah mendapatkan informasi dari sumber A, lalu sumber B. Maka mahasiswa yang telah memiliki kapasitas menulis, kemudian membuat tulisan C. Tulisan C itu mewujud karena ada tulisan A dan tulisan B. Itulah yang dalam dunia akademik disebut sebagai novelty.

Melatih Kemampuan Berpikir Kritis

Kemampuan berpikir kritis dapat juga diperoleh dengan menulis jurnal. Ketika hendak menulis jurnal ilmiah, tentunya seorang mahasiswa membutuhkan sumber informasi yang relevan. Ketika menganalisis informasi tersebut akan melatih mereka dalam berpikir kritis mengenai data yang mereka terima.

Dengan menulis jurnal mahasiswa akan memperoleh banyak pengetahuan, tetapi yang lebih penting adalah menggali informasi yang baik dalam melakukan riset yang sesuai dengan topik yang tentunya ingin mereka tulis. Melalui riset yang dilakukan secara mendalam itu akan menambah pengetahuan mahasiswa baik dalam keterampilan penelitian, tentang bagaimana menganalisis dan mengolah data.

Tidak hanya itu mahasiswa juga memperoleh pengetahuan dalam membaca sebuah literatur yeng tentunya sangat relevan dan memperoleh informasi-informasi yang sangat bermanfaat bagi mereka. Ketika sedang mencari data-data secara mendalam, tentu mahasiswa tidak hanya menerima begitu saja. Ia harus mencari dengan pola pencarian yang telah baku dan memilih referensi mana yang penting dan tak penting, yang relevan dan tidak relevan.

Dan puncaknya, ketika menulis, seorang mahasiswa pasti akan mempertimbangkan argumen yang akan ditulis dan bagaimana menyusun argumen baik dan benar.

Semuanya ini melalui proses yang melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Menambah Pengalaman di CV Mahasiswa
Terampil dalam menulis jurnal ilmiah merupakan suatu prestasi bagi mahasiswa.

Kita mengetahui di era saat ini daya saing untuk mendapatkan pekerjaan sangatlah ketat. Dengan menulis jurnal ilmiah peluang bagi mahasiswa dalam mencari karir baik dalam bidang akademik maupun profesional menjadi lebih terbuka.

Publikasi di jurnal ilmiah, membuka peluang bagi kita untuk berada di posisi lebih tinggi dalam proses penelitian, dibandingkan mahasiswa yang tidak memiliki pengalaman dalam publikasi jurnal sama sekali.

Dengan menulis pengalaman publikasi di CV menunjukan bahwa mahasiswa tersebut adalah orang yang mempunyai keterampilan dalam menganalisis, mempunyai time management yang baik, ahli dalam menggunakan alat teknologi dan mempunyai keterampilan kolaborasi yang kuat. Hal ini tentunya akan meningkatkan kredibilitas mahasiswa dan menunjukan bahwa mahasiswa mempunyai branding yang sangat baik itu dalam proses penelitian.

Keterampilan tersebut, jelas akan merefleksikan profil seorang mahasiswa, dan akan meningkatkan daya jualnya pada organisasi atau perusahaan yang menawarkan pekerjaan. Mereka tentu ingin mendapatkan mahasiswa yang telah terlatih dan memiliki kapasitas lebih, yang terefleksikan dari tulisan di jurnal ilmiah.

Dengan demikian, mahasiswa yang aktif dalam penelitian dan publikasi tidak hanya memperkaya pengalaman akademis mereka, tetapi juga mempersiapkan diri maupun karir untuk sukses di dunia kerja di masa depan.

Penutup

Dari argumen di atas, saya melihat bahwa menulis jurnal ilmiah adalah sebuah kesempatan besar. Terlepas dari kesulitan yang dihadapi mahasiswa, manfaat menulis jurnal ilmiah sungguh sangat bernilai.

Penulis adalah mahasiswa Prodi S1 Antropologi Sosial, Universitas Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *