NEWS  

Tewas Di Tempat Tidur, Leher Husnam Diduga Patah Dibuat Perampok

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Warga Jalan Sultan Serdang, Pasar 9, Gang Harapan, Desa Buntu Bedimar dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki, yang ditemukan tewas di atas tempat tidur kamar rumahnya.

Ketika ditemukan, ditemukan ada beberapa luka lebam ditubuhnya. Namun, yang paling mencolok, terlihat kepala korban miring. Diduga leher korban patah, karena terlihat bekas lebam.

Pria malang bernama itu bernama, Husnam (21). Korban ditemukan tewas pertama kali diketahui oleh kedua orangtuanya, Jono (50) dan Raswi (56) saat kembali ke rumahnya usai beraktifitas, Kamis ( 1/10/2020) pukul 17.00 WIB.

Selain menemukan anaknya yang telah meninggal dunia secara tak wajar, orangtua korban juga menemukan kondisi pintu depan rumah yang rusak, serta 2 HP korban hilang.

“Pagi hari aku dan istri kerja seharian, kami pulang sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB. Pas sampai di depan rumah, pintu depan kami lihat rusak engselnya dan dalam keadaan terbuka,” ucap Jono.

Yang lebih membuat orangtua korban lebih curiga lagi, di lemari kamar Jono dan Raswi ditemukan martil yang diduga digunakan kawanan maling.

“Kami agak curiga, kemudian masuk dan ku lihat anakku itu telungkup di atas tempat tidur, kupikir lagi tidur, terus kami bangunkan sambil memanggil namanya, namun tak ada reaksi,” tutur Jono dengan nada sedih.

Mendapatkan informasi adanya kejadian ini selanjutnya Satreskrim Polres Deli Serdang bersama tim INAFIS langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah  tempat kejadian perkara termasuk mengambil keterangan saksi-saksi dan membawa jenazah Husnam ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dioutopsi.

Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, Kompol Mhd. Firdaus saat dikonfirmasi armadaberita.com melalui sambungan telepon (1/10/2020) pukul 21.44 WIB membenarkan kejadian prihal ditemukannya pria bernama Yunam tewas di tempat tidur rumahnya.

“Benar, korban ditemukan tewas di atas tempat tidur kamar rumahnya dan ditemukan bekas lebam di sekitar leher sebelah kanan,” terang Kompol Mhd. Firdaus.

Ketika ditanya apakah tewas dengan leher patah akibat ulah pembunuh dan perampok, Kompol Mhd. Firdaus mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Kalau untuk penyebab kematiannya kita belum bisa pastikan karena hasil Outopsi belum keluar, namun ada barang-barang korban yang hilang dan engsel pintu bagian depan dalam keadaan rusak,” pungkas Firdaus. (Suriyanto/Ck)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *