TAPANULI TENGAH, Armadaberita.com – SMK Negeri 1 Badiri diguncang aksi kriminal tak terduga. Di tengah keprihatinan pasca banjir, seorang spesialis pembobol sekolah, HS (36), menyatroni sekolah dan membawa kabur aset sekolah senilai Rp436 juta.
Kepala sekolah Kardi Simanjuntak tak menyangka saat melakukan pengecekan pasca banjir, pintu besi ruang praktik siswa jebol dan ruangan-ruangan vital sudah dibobol. Dari laptop, tablet, mesin jahit industri, hingga AC dan genset, semua raib dibawa pelaku.
Polisi bergerak cepat setelah mendapati rekaman CCTV di sekitar sekolah. HS, residivis yang baru keluar dari penjara, akhirnya ditangkap di Jalan Padang Sidimpuan, Kecamatan Pandan, Jumat malam pukul 19.30 WIB tanpa perlawanan.
Kini tersangka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan, sementara penyidik masih menelusuri apakah aksi ini dilakukan sendiri atau ada sindikat yang menampung barang curian. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat belajar kini menjadi korban ulah nekat seorang pencuri. (*)











