NEWS  

Pengaruh Computer Vision Syndrome Dan Kelainan Refraksi pada Anak Remaja

Share

Cipondoh, Armadaberita.com – Kegiatan komunikasi telah berkembang semakin maju dengan munculnya perangkat digital, baik dalam proses belajar mengajar maupun dalam kehidupan kita sehari-hari. Apalagi ketika dunia dilanda pandemi Covid-19, hampir semua kegiatan berlangsung online dengan menggunakan perangkat digital. Selain membawa manfaat, penggunaan perangkat digital juga dapat memunculkan efek samping bagi penggunanya.

Untuk menanggapi hal ini, para mahasiswa Optometri Fakultas Kedokteran Ukrida dalam program Kegiatan Pelayanan Komunitas, menyelenggarakan kegiatan edukasi tentang Computer Vision Syndrome dan Kelainan Refraksi yang diikuti oleh para siswa di SMA Daarul Amanah Kenanga-Cipondoh, Tangerang.

Dalam acara yang berlangsung di salah satu ruang kelas pada 12 Agustus 2023, para siswa diajak untuk memahami pentingnya bijak dalam penggunaan perangkat digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengaruh computer vision syndrome dan mengenal jenis kelainan refraksi dan tata laksananya, agar memiliki penglihatan yang optimal.

Pada sesi edukasi pertama, pembicara dari mahasiswa Ukrida Bapak Gunawan menyampaikan presentasi yang bertemakan computer vision syndrome dengan maksud untuk menyoroti pengaruh penggunaan perangkat digital pada anak remaja.

Tim Mahasiswa dari Ukrida menjalankan program pelayanan komunitas ke SMA Daarul Amanah Cipondoh Kenanga, Tangerang

Selanjutnya, pada sesi kedua disampaikan oleh Bapak Adley Irwan Prasida mengenai jenis kelainan refraksi yang mungkin dapat dialami oleh para siswa dan dampaknya apabila tidak ditangani dengan baik dan benar.

Pada sesi terakhir, dilakukan pemeriksaan mata objektif dengan menggunakan autorefraktometer dan visus tanpa koreksi kepada para siswa. Dalam acara ini juga memberikan ruang untuk interaksi dengan para siswa guna mengetahui situasi yang mereka alami dengan penggunaan perangkat digital. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa dan seluruh civitas akademik SMA Daarul Amanah, yang dikoordinir oleh Bapak Nurhayat, Spd.

Pembicara yang merupakan mahasiswa Optometri Ukrida dengan sabar memberikan jawaban, solusi, dan saran yang tepat dari pertanyaan para siswa dan guru berdasarkan pengalaman dan pengetahuan mereka.

Melalui edukasi yang disampaikan oleh bapak Gunawan dan bapak Adley Irwan Prasida ini, diharapkan para siswa dapat mengerti apa itu computer vision syndrome yang dapat menyebabkan beberapa gejala diantaranya, penglihatan jauh ganda dan buram, mata merah, sakit kepala, mata terasa terbakar serta silau terhadap cahaya.

Tim Mahasiswa dari Ukrida menerima cinderamata dari Nurhayat, perwakilan SMA Daarul Amanah

Dan mengetahui jenis-jenis kelainan refraksi yaitu, miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), astigmat (penglihat ganda) dan presbiopia (penglihatan dekat buram karena usia) biasa dialami menginjak usia 40 tahun. Serta pemahaman pencegahannya guna membentuk generasi muda yang dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan mendapatkan penglihatan yang optimal.  (*)

 

Artikel ini ditulis oleh Tima Mahasiswa Optometri Fakultas Kedokteran Ukrida yang beranggotakan: Gunawan dan Adley Irwan Prasida

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *