Percut, ArmadaBerita.Com
Pasca digerbeknya sebuah rumah dan gudang yang diduga kuat dijadikan tempat penyimpanan dan penampung barang hasil curian kendaraan bermotor roda dua (Curanmor), puluhan warga silih berganti mendatangi Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (12/1/2023) pagi.
Kedatangan warga ternyata ingin mengecek langsung sepeda motor yang diamankan polisi dari lokasi gudang yang digerebek di Jalan Rambungan, Desa Bandar Klippa, Kecamatan, Percut Sei Tuan.
Salah satunya adalah, Samsudin Simbolon, pria 50-an tahun ini ingin mengecek apakah sepeda motor Yamaha Mio yang pernah dilarikan teman anaknya 10 hari lalu ada dari 21 sepeda motor yang diamankan polisi pada Selasa (10/1/2023) sore sekira pukul 18.00 WIB lalu.
Namun setelah meneliti sampai ke nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor yang diterakan pihak PNS di Polsek Percut, tak satupun yang serupa dengan kendaraanya. “Kita mau cek, mana tau masih rejeki dan kita temui disini,” katanya.
Ada lagi warga asal Tebing Tinggi yang ngekos di Jalan Air Bersih turut ikut nimbrung meneliti salah satu sepeda motor yang dijadikan barang bukti di halaman Mapolsek Percut Sei Tuan. Pria bernama, Kenedy ini sampai harus izin kerja lantaran ingin mengecek apakah sepeda motor Yamaha Scorpio miliknya yang hilang sekitar 3 bulan lalu di kawasan Deli Tua, ada diantara barang bukti yang diamankan Polsek Percut.
“Hilangnya di depan kedai di pinggiran jalan, padahal baru sebentar tapi sudah raib. Disini nggak ada, saya sudah cek nomor mesin kreta Scorpio disini,” ujarnya.
Lain lagi yang di alami Duhai Ritonga. Wanita berjilbab ini mengakui kehilangan sepeda motor Vario di parkiran Masjid di Jalan STM, Suka Eka Medan. “Berjalan hampir 2 bulan hilangnya. Saya sama suami saat itu ikut pengajian, tapi sepeda motor kami hilang,” terangnya.
Ironisnya lagi, kawanan maling motor yang cukup meresahkan masyarakat juga nekat melakukan aksinya di rumah mantan pensiunan polisi. Hal itu diakui Viktor Siahaan (86) saat mengecek sepeda motornya dengan melihat satu persatu barang bukti hasil tangkapan di Polsek Percut.
Pria yang pensiun polisi sejak tahun 1987 ini mengaku kalau rumahnya di Jalan Horas, Gang Gereja Mandala ini dibobol maling pada Selasa (13/12/2022) lalu. Pencurinya dua orang terekeam CCTV di rumahnya, namun pelakunya bisa bebas membawa kabur Supra X BK 3160 ACT.
“Herannya saya, gembok pagar rumah saya tidak rusak, cuma berkarat saja. Kejadiannya ini jam 04.16 pagi, kami pun sudah bangun tapi tidak terdengar ada maling masuk. Tolong lihat-lihatkan ya mana tau ada sepeda motor saya,” ucapnya seraya berlalu pulang setelah mengecek kendaraan di halaman Polsek.
Sebelumnya Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M. Agustiawan telah memberi himbauan apabila ada masyarakat tang merasa kehilangan sepeda motor dapat mengecek ke Mapolsek Percut Sei Tuan dengan membawa bukti surat kelengkapan sepeda motornya.
Pasalnya, pihaknya mengamankan 21 sepeda motor berbagai jenis dari sebuah gudang di Jalan Rambungan, Desa Bandar Klippa. Sampai hari ke tiga pasca penggerebekan, belum ada satupun warga yang kehilangan menemukan sepeda motornya dari barang bukti itu.(ASN)











