Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Kapolri Jendral Listyo Sigit baru-baru ini mengeluarkan telegram mutasi sejumlah pejabat berpangkat Komisaris Besar (Kombes) Kombes dan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Beberapa diantaranya yang di mutasi adalah empat Kapolres di jajaran Polda Sumut.
Sesuai telegram Kapolri Nomor: ST/2569/XII/KEP/2021/ Tanggal 17/12/2021 tersebut, nama AKBP Irsan Sinuhaji, SIK yang sebelumnya menjabat Wakapolrestabes Medan menggantikan Kombes Pol Yemi Mandagi sebagai Kapolresta Deli Serdang.
Seperti tradisi dan kebiasaannya, Polresta Deli Serdang lantas mengadakan acara Pisah Sambut yang dilaksanakan di Mapolresta Deli Serdang, Kamis (23/12/2021) pagi tadi.
Namun sayangnya, pisah sambut Kapolresta Deli Serdang kali ini sedikit berbeda dikalangan wartawan. Sebab, wartawan dilarang masuk untuk melakukan peliputan pisah sambut antara Kapolresta yang lama dan yang baru dijabat AKBP Irsan Sinuhaji.
Hal itu dialami langsung beberapa wartawan yang biasa liputan di Polresta Deli Serdang. Bahkan beberapa wartawan yang hendak masuk ke area Polresta langsung dihadang oleh petugas penjagaan di pos utama.
“Aneh, nggak seperti biasanya. Kenapa kali ini nggak diperbolehkan masuk melihat acara pisah sambut? Padahal masyarakat umum ada yang diundang, tapi personel di pintu Pos penjagaan mengatakan kalau acaranya untuk internal saja,” keluh Hulman Situmorang dan beberapa wartawan disana.
Meski sempat berdebat dengan petugas jaga, para awak media dari berbagai media tersebut diarahkan agar menghubungi Humas terlebihdahulu kalau mau masuk.
“Kami ada sekitar 8 orang wartawan sempat mendekati area aula terbuka Polresta, tapi begitu tampak kehadiran wartawan, personil Propam Polres pun langsung bangkit dari tempat duduknya menghadang kami,” ketusnya.
Ketika dihadang, beber Hulman dan wartawan lainnya, Kasi Propam Polresta Iptu Elkana yang mendekati, sementara satu orang anggotanya langsung menuju ke barisan Bagian Humas Polresta untuk melaporkan kehadiran wartawan.
Elkana saat itu bahkan sampai memohon-mohon agar wartawan tidak mendekat. Ia sampai menyembah dan jongkok meminta agar wartawan tidak mendekat.
“Aduh….nggak boleh ke sini, minta tolong lah. Ini perintah pimpinan. Tolong lah bang, kami hanya menjalankan tugas,” ucap Elkana.
Saat ditanyai apa yang menjadi alasan, Elkana pun tidak bisa menjawab selain karena perintah pimpinan. Ia tidak bersedia menyebutkan siapa pimpinan yang menyuruh dan melarang wartawan masuk.
“Nanti sama Humas saja kalau berita-berita. Tolong kalilah bang, minta tolong kali lah ya,” kata Elkana memohon.
Karena mendapat kabar wartawan sudah datang dan mendekati lokasi acara, Humas Polresta Deli Serdang, Ipda Gabe J Napitupulu sempat menemui awak media.
Pada saat itu momennya Kombes Pol Yemi Mandagi sedang menyampaikan kata sambutan didampingi istrinya di depan tamu undangan termasuk para personil.
“Orang Kominfo pun nggak diperbolehkan memfoto. Nanti berita dari kami saja. Nggak usah berdebatlah kita bang kenapa nggak boleh,” ucap Gabe.
Dari amatan awak media ada lebih dari seratus orang yang hadir mengikuti acara pisah sambut Kapolresta di aula terbuka Polresta. Saat itu selain tokoh agama dan tokoh masyarakat hadir juga beberapa pejabat mulai dari Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar dan Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri.
Para tamu undangan duduk dibagian depan, sedangkan personel Polri duduk dibagian belakang. Sementara itu gerbang utama Polresta Deli Serdang saat acara ditutup rapat. (CK)











