NEWS  

Geber Kereta & Pukuli Warga Sugiharjo, 10 Pelajar SMK Diamankan di Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang

Share

ArmadaBerita.Com, BATANG KUIS – Sepuluh pelajar SMK diamankan di Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang, Kamis (19/3), gara-gara bikin onar saat melintas di Desa Sugiharjo, Kecamatan Batangkuis menuju Pantai Labu, Kecamatan Beringin, Deliserdang.

Sebelumnya, kelompok ratusan pelajar SMK tersebut diketahui melakukan konvoi dan menggeber-geber motor usai mengikuti Ujian Nasional (UN) di sekolahnya. Namun aksi konvoi itu berubah onar dan anarkis. Dari seratusan pelajar itu, beberapa di antaranya menganiaya Rio Andika (19), warga Dusun III, Desa Sugiharjo.

Aksi itu membuat warga sekitar marah dan mengejar para pelajar. Sepuluh di antaranya diamankan. Selain ke-10 pelajar itu, turut diamankan dua orang bukan pelajar yang ikut dalam konvoi.

Ke-10 pelajar yang diamankan itu, antara lain Pandu Dwi Mahenra (17), warga Kampung Kolam, Pasar I6 Percut Seituan, asal SMKN 1 Percut Seituan; Niko Saputra (17), warga Pasar 7 Beringin, Gang Kiwi, Tembung, Kecamatan Percut Seituan, SMKN 1 Percut Seituan; Adi Saputra (16), warga Jalan Letda Sujono, Gang Pelita, Percut Seituan, SMKN 1 Percut Seituan; Mhd Jody Pebrian (16), warga Dusun IV, Gang Setia, Desa Tanjungsari, SMKN 1 Batangkuis; Khairudin (19), warga Jalan Datuk Rubiah, Lingkungan 28, Medan Marelan, Sekolah Bina Taruna 1 Medan Marelan; Wahyudi Sukabdar (17), warga Datuk Kabu, Pasar 3, Gang Posyandu, Tembung, Percut Seituan, SMK Swasta Mandiri; Aldi (17), warga Jalan Pendidikan, Pasar 11, Dusun Angsana, Desa Bandar Khalipa, Percut Seituan, SMK Swasta Mandiri, Zulfadli Sufi (17), warga Jalan Yakub Lubis, Gang Bersama, Desa Bandar Khalipa, Percut Seituan, SMK Swasta Mandiri; Alifsyaum Taher (17), warga Jalan Pasar 1 Tambak Rejo, Desa Amplas, Percut Seituan, SMK Swasta Mandiri dan Aldi Nuh Akkiah (17), warga Pasar 8 Gambir, Desa Bandar klippa, Percut Seituan, SMK Swasta Mandiri.

Dua bukan pelajar yang mengikuti konvoi dan diamankan, yakni Andika Yuda Pradana (19), warga Gang Gembira, Dusun IV, Desa Tanjungsari, Batangkuis dan Reza Pahlepi (18), warga Jalan Swadaya, Pasar 7 Tembung, Percut Seituan.

Kasi Humas Polsek Batangkuis, Ipda Novri Naldo kepada wartawan, Jumat (20/3), menjelaskan saat ratusan pelajar itu berkonvoi mengendarai sekitar 50-an kereta, para pelajar tersebut menggeber-geber kereta yang mereka kendarai.

“Jadi anak-anak ini berboncengan dengan menggeber kereta dan ugal-ugalan di jalan sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya dan membuat warga resah dan geram dan ada pelajar yang memukul korban, sehingga warga makin emosi mengejar para pelajar. Karena dikejar, para pelajar itu coba melarikan diri, namun beberapa di antaranya ditangkap warga dan diserahkan ke kita (Polsek Batangkuis),” katanya. (CK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *