Asahan, ArmadaBerita.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran-Asahan melaksanakan aksi penyampaian aspirasi di Tugu Juang Jalan Imam Bonjol Kisaran dan Kantor DPRD Kabupaten Asahan, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari Polres Asahan bersama unsur terkait.
Aksi yang dipimpin Ketua HMI Cabang Kisaran-Asahan, Safril Dermawan Lubis, diawali dengan penyampaian orasi di kawasan Tugu Juang Kisaran. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah aspirasi terkait isu nasional maupun daerah, antara lain dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sektor pendidikan, ketahanan pangan, kesejahteraan tenaga honorer, infrastruktur, transparansi pengelolaan anggaran daerah, hingga pelayanan publik di Kabupaten Asahan.
Sekitar pukul 12.50 WIB, massa bergerak menuju Kantor DPRD Kabupaten Asahan untuk melanjutkan aksi dan menyerahkan pernyataan sikap kepada unsur pimpinan daerah. Setibanya di lokasi, peserta aksi menyampaikan tuntutan melalui orasi serta membagikan selebaran berisi aspirasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Asahan memfasilitasi dialog dan mediasi yang berlangsung di Ruang Rapat Madani DPRD Kabupaten Asahan. Kegiatan mediasi dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Asahan Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., para wakil ketua DPRD, serta sejumlah pejabat dari Polres Asahan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Asahan menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib dan demokratis. DPRD berkomitmen untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat serta membuka ruang dialog guna membahas lebih lanjut berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa.
Perwakilan HMI Cabang Kisaran-Asahan menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian serius, baik di tingkat daerah maupun nasional. Mereka berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah dan lembaga terkait.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan pendapat secara santun dan sesuai aturan. Pemerintah Kabupaten Asahan, menurutnya, terus berupaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan akses listrik, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya sesuai kewenangan dan kemampuan daerah.
Sementara itu, Kajari Asahan menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mengawasi berbagai program pemerintah. Terkait sejumlah isu yang menjadi perhatian mahasiswa, pihak Kejaksaan akan menjalankan tugas dan fungsi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., dalam kesempatan tersebut mengapresiasi sikap tertib para peserta aksi. Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus menjaga netralitas, profesionalitas, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, Polres Asahan siap mengawal keamanan serta mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.
Hasil mediasi menyepakati bahwa seluruh aspirasi dan tuntutan yang disampaikan HMI Cabang Kisaran-Asahan diterima oleh unsur Forkopimda Kabupaten Asahan untuk selanjutnya ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing instansi. Aspirasi yang berkaitan dengan kebijakan nasional juga akan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.
Setelah menyerahkan dokumen pernyataan sikap kepada pihak terkait, massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Polres Asahan mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan baik sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.*











