NEWS  

Dua Jam Hardik OTK, Rumah Orangtua Habibi Hangus Terbakar

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah semi permanen di kawaaan Jalan Medan Batang Kuis, Gang Ismail, Dusun 2, Desa Sei Rotan Jum’at (1/01/2020) sekira pukul 21.30 WIB.

Rumah, Safaruddin alias Sangkot (63) itu kini tak dapat dihuni. Korban juga mengalami kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Dibalik kebakaran itu, Habibi (30) anak kandung Safaruddin punya cerita yang dirasa ada keanehan. Sebab, dua jam sebelum terjadi kebakaran, Habib yang tingga tak begitu jauh dari kediaman orangtuanya mengaku sempat menghardik orang tak dikenal (OTK) yang datang dan hendak parkir di depan halaman rumah orangtuanya.

“Kejadian ini bang, sesudah kami menegur ada pria yang datang ke kampung kami. Kuat dugaan kedatangan pria itu untuk membeli narkoba, jadi kami bilang ‘tolong jangan Parkir disini’,(rumah Safaruddin). Kemudian mereka pergi, seakan tak senang,” beberapa Habibi, Sabtu (2/1/2021) sore.

Dua jam setelah peneguran tersebut lanjut Habibi, rumah orangtuanya dilalap api. Ia pun mengetahui kebakaran setelah mendengar jeritan dari warga sekitar menyatakan ada kebakaran namun dirinya belum mengetahui rumah siapa yang terbakar.

“Aku kan lagi duduk di portal, kudengar ada warga jerit kebakaran, aku lalu berlari sekitar beberapa rumah kulihat yang terbakar adalah rumah orang tuaku,” kata Habibi yang juga mengaku sebagai wartawan media online.

Mendengar hal itu, Habibi bersama warga sekitar mencoba memadamkan api tersebut dengan alat apa adanya. Hampir satu jam kemudian tim Damkar datang ke lokasi. Beruntung api dapat segera dipadamkan, tanpa menimbulkan korban jiwa, namun rumah tersebut terlanjur hangus terbakar.

“Api berasal dari sebelah kiri rumahnya persisnya dinding antara kamar orang tuaku. Sebelum terbakar salah satu warga sempat ada mendengar seperti jatuh sesuatu benda, ketika di cek saksi ternyata api mulai marak didinding tersebut,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Habibi mendatangi Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Ricky Pripurna Atmaja, melalui Kasie Humas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Basyramansah membenarkan peristiwa kebakaran itu. Api bisa dipadamkan dengan bantuan 10 unit pemadam kebakaran.

“Dari keterangan saksi, saat itu ia mendengar suara barang-barang jatuh dari dalam rumah korban. Lalu saksi keluar dari dalam rumahnya untuk melihat kesamping rumah korban yang sedang ditinggal pergi / kosong dan ternyata dari samping rumah korban terlihat api yang cukup besar,” jelasnya, Sabtu (2/1/2021) sore.

Meski demikian, pihak kepolisian mengaku belum bisa memastikan penyebab dan asal muasal api yang menyebabkan korban merugikan pupuhan juta rupiah itu.

“Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, karena masih dalam penyelidikan Polsek Percut Sei Tuan,” pungkasnya. (Red/ABC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *