Medan, ArmadaBerita.Com
Kebakaran hebat melanda rumah padat penduduk di kawasan Jalan Kapten Jumhana, Gang Tentram dan Gang Akik, Kecamatan Medan Area, Rabu (3/6/2020) sekira pukul 11.20 WIB.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun insiden itu sempat membuat heboh dan histeris warga sekitar. Pasalnya, rumah dikawasan itu padat penduduk. Akibat kejadian itu, 2 rumah jadi sasaran api. Salah satu rumah yang dihuni Aan dan Apin yang paling parah. Sementara rumah tetangganya hanya sebahagian yang terbakar.
Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, kebakaran diduga berasal dari rumah Aan dan Apin yang ditinggal penghuninya karena sedang berjualan di Pajak Akik. Dengan tiba-tiba, asap tebal keluar dari rumah permanen tersebut.
Hingga saat ini, tak satupun warga dan petugas mengetahui persis asal api. Namun warga yang ramai di lokasi segera menghubungi pihak pemadam dan pihak kepolisian sektor Medan Area, sejak pertama kali mengetahui adanya rumah terbakar.
“Rumah itu kosong ditinggal penghuninya. Mereka lagi jualan kue di pajak Akik ini,” kata, wanita etnis Tionghoa yang tinggal tak jauh dari kebakaran.
Lantaran suasana hari yang terik dan lumayan kencangnya angin, menyebabkan api cepat berkobar dan merembet ke seluruh rumah milik Aan dan Apin. Selanjutnya api sempat menjilat beberapa bagian rumah tetangganya.
Namun sejak kedatangan petugas pemadam, mereka langsung berjibaku memadamkan api dari dua arah gang yang saling berhubungan.
Api pun tak berlangsung lama berkobar. Hitungan menit, api berhasil dipadamkan.
“Ada dua rumah yang terbakar. Satu yang paling parah. Penyebab kebakaran belum diketahui. Tadi kita turunkan armada sebanyak 7 unit,” terang, Hendri Admaja, Kepala Sub Bagian, UPT 1.0 pemadam kebakaran Pemko Medan.
Usai api bisa dipadamkan, terlihat petugas kepolisan Medan Area langsung melakukan pendataan terhadap pemilik rumah dan para saksi yang melihat awal kejadian.
“Tadi tetangga korban yang melihat. Pemilik rumah bernama Aan dan Apin berjualan kue. Rumah itu ditinggal pemiliknya,” kata, Kanit Sabhara Polsek Medan Area, Iptu Rasfendra saat ditanyai wartawan di lokasi. (Nst)











