Langkat, ArmadaBerita.Com – Penyaluran bantuan bagi korban banjir di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitag Kabupaten Lagkat menuai keluhan. Warga, khususnya di Dusun Pante Gadung, menilai distribusi bantuan belum merata meski banyak rumah dan harta benda mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 814 kepala keluarga (KK) dari Desa Bukit Mas telah diajukan ke tingkat kabupaten sebagai calon penerima bantuan. Namun, hingga kini hanya 135 KK yang dinyatakan terdata dan keluar sebagai penerima. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Sekoci, di mana dari 830 KK yang didaftarkan, bantuan baru cair kepada 166 KK.
Ketimpangan tersebut memicu kegelisahan di tengah masyarakat. Warga terdampak merasa pendataan belum dilakukan secara menyeluruh, sehingga sebagian korban yang mengalami kerugian besar belum mendapatkan bantuan yang diharapkan.
Salah seorang warga, Rudiyah, mengungkapkan bahwa barang-barang miliknya rusak setelah terendam banjir. Ia berharap pemerintah segera melakukan pendataan ulang agar bantuan dapat diberikan secara adil kepada seluruh warga yang benar-benar terdampak.
Masyarakat juga meminta adanya transparansi dalam proses penyaluran bantuan serta percepatan distribusi. Mereka berharap perhatian pemerintah dapat dirasakan merata, sehingga seluruh korban banjir memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi pascabencana.











