Percut, ArmadaBerita.Com
Seorang remaja pria meninggal dunia setelah sempat dirawat selama dua hari di RS Citra Medica Tembung, Jalan Medan Batang-Kuis, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jum’at (17/4) sekira pukul 16.30 WIB.
Korban meninggal berinisial, WR (16) seorang remajar SMP Swasta yang tinggal di Pasar 6 Belakang, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Korban merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang sempat dirawat di RS Citra Medica.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sempat dibawa bapak tirinya, IH (33), dan ibu kandungnya, SYI (32) pada Kamis (16/4) berobat ke Puskesmas Bandar Khalipah, atas keluhan badan panas dan mencret-mencret yang dialami korban sejak hari Minggu kemarin.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pihak Puskesmas menyebut kalau korban mengalami sakit DBD. Sejak hari itu juga, korban dibawa ke RS Citra Medica Tembung pada, Kamis (16/4/2020) pukul 09.00 WIB.
“Iya benar, korban meninggal Jum’at (17/4/2020) pukul 16.00 WIB di RS Citra Medica dan dinyatakan oleh Dr. Hendra, anaknya (korban) Pasien PDP,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/4/2020) siang.
Malam itu juga, kata Aris, segera dilakukan penguburan secara protokoler yang direncanakan akan dikebumikan di Pekuburan Umum Pasar 4, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan.
“Hasil dari pengamatan Dr. Hendra, bahwa pasien meninggal dunia karena PDP. Tapi untuk keterangan harus dari gugus tugas,” sebutnya.
Terkait meninggalnya remaja pria diduga berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tersebut dibenarkan, Nunung, selaku Sekdes Desa Bandar Klippa.
“Menurut informasi yang beredar infeksi paru, dan masih berstatus PDP. Tadi malam di Pasar 4, Bandar Klippa, sudah dikebumikan,” aku Nunung.
Ketika ditanya upaya pemerintah Desa dalam menyikapi hal itu, Nunung mengaku bahwa pihak pemerintah desa dan dusun, keshatan, tadi pagi sudah berkunjung kerumah duka.
“Pak Camat pun turut serta mengunjungi ke rumah duka. Dinas Kesehatan, tadi pagi juga sudah di rumah yang bersangkutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Sabtu (18/4/2020) sore, Camat Percut Sei Tuan, Drs. Khairul Azman, MAP yang berasil dikonfirmasi membenarkan ada remaja pria pasien RS Citra Medica meninggal berstatus PDP.
“Ya, benar,” katanya.
Ditanya apakah ada upaya atau langkah yang dilakukan pemerintah kecamatan terkait warganya yang berstatus PDP untuk dilakukan karantina serta isolasi terhadap keluarga korban lainnnya, Khairul Azman mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
“Dan status keluarga korban ODP dan dipantau oleh Tim Medis Puskesmas. Kemarin sudah disampaikan oleh Muspika. Selanjutnya tadi pagi juga kita sudah Disifektan rumah dan tetangganya dan membantu keluarga tersebut,” jelas Camat Percut Sei Tuan. (Nst)











