Sekolah Rakyat di Medan Mulai Beroperasi Penuh, Pemko Bidik Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan Berkualitas

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya mendukung program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi instrumen untuk memutus rantai kemiskinan.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, Rabu (28/5). Dalam kunjungan itu, Rico menilai para siswa menunjukkan perkembangan yang positif setelah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menurut Rico, siswa mampu beradaptasi dengan cepat meski berasal dari latar belakang yang beragam. Ia melihat kedisiplinan, kekompakan, serta kepercayaan diri para peserta didik mulai terbentuk melalui berbagai kegiatan pembinaan karakter.

Program Sekolah Rakyat

“Anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Adaptasi mereka sangat cepat, mulai dari baris-berbaris, yel-yel hingga berbagai kegiatan lainnya. Yang paling membanggakan, kini mereka sudah berani memiliki cita-cita besar,” ujarnya.

Rico mengungkapkan, saat program Sekolah Rakyat mulai dirintis, sebagian siswa masih ragu menentukan masa depan. Namun kini banyak di antara mereka bercita-cita menjadi anggota TNI, Polri, hakim hingga pengusaha.

Ia menilai perubahan tersebut menjadi indikator bahwa lingkungan pendidikan yang baik mampu membangun optimisme anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan pendidikan terbaik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kami di Pemko Medan berkomitmen mengawal agar mereka dapat meningkatkan kualitas hidup dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya di masa depan,” katanya.

Rico juga meminta para guru tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran akademik, tetapi turut memberikan pendampingan emosional agar siswa merasa nyaman selama menempuh pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Syahripal Syahputra menjelaskan sekolah tersebut kini telah beroperasi secara terpadu dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan sebelumnya.

Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 menampung 270 siswa baru yang bergabung bersama 200 siswa angkatan sebelumnya. Total tersedia 36 rombongan belajar, terdiri atas 18 kelas SD, sembilan kelas SMP, dan sembilan kelas SMA.

Saat ini para siswa masih mengikuti program pembentukan karakter dan kedisiplinan melalui Bakti Taruna 2026 yang dibina taruna Akademi Militer. Setelah program tersebut berakhir, sekolah akan melaksanakan matrikulasi untuk memetakan kemampuan akademik siswa sebelum ditempatkan di kelas sesuai kompetensinya.

Dari sisi fasilitas, kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dilengkapi ruang belajar untuk jenjang SD hingga SMA, asrama siswa dan tenaga pendidik, aula dan masjid berkapasitas lebih dari 1.000 orang, ruang ibadah bagi siswa Kristiani, lapangan mini soccer berstandar internasional, hingga guesthouse sebagai fasilitas pendukung.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *