NEWS  

Bang Wanda Meninggal, Wartawan Medan Kehilangan Sosok Motivator

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Para wartawan di kota Medan berduka usai mendengar kabar meninggalnya Irwansyah yang sering disapa Bang Wanda. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di usia 56 pada Jumat (30/6/2023).

Duka mendalam khususnya dirasakan para jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan.

Selain telah beralu-lalang di lapangan dengan segudang pengalaman meliput berita, Bang Wanda selama ini juga menjabat sebagai Penasihat di Pewarta Polrestabes Medan.

Beberapa tahun terkahir ini, almarhum memang jarang terlihat di kalangan jurnalis kota Medan. Sebab, ia diketahui tengah menjalani perawatan. Namun Jumat pagi, almarhum dipanggil Allah SWT. Jasad almarhum pun dibawa dari rumah sakit ke rumah duka di Jalan Panglima Denai, Medan Amplas.

Semasa hidup bang Wanda ini pernah bekerja di perusahaan pers sebagai wartawan Harian Gaya Medan dan koran harian Metro 24 Jam.

Dengan kepergiannya menghadap sang khalik, keluarga besar Pewarta Polrestabes Medan beserta rekan-tekan wartawan di Medan merasa kehilangan seorang sosok yang baik tersebut.

“Almarhum ini adalah seniorku saat masih sama-sama mencari berita di lapangan,” ucap Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, ditemani rekan-rekan wartawan lainnya saat datang melayat ke rumah duka, Sabtu (1/7/2023).

Di rumah duka, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis juga memberikan bantuan dua goni beras dan uang duka yang diterima isteri almarhum Fitriani Nasution.

Bahkan para wartawan yang datang melayat ikut serta dalam prosesi fardhu kifayah almarhum. Para wartawan yang datang melayat juga ringan langkah untuk ikut berpartisipasi mengangkat Keranda yang membawa jasad almarhum untuk disemayamkan diperistirahatan terakhir.

Chairum Lubis, Bardansyah, Khirunnas dan para wartawan di sana mengungkapkan bahwa, selain baik di kalangan wartawan, bagi mereka almarhum sering memberikan motivasi, apalagi untuk kebesaran Pewarta Polrestabes Medan. Sehingga sampai saat ini wadah yang dipimpinnya berjalan dengan baik.

Bahkan motivasi juga dirasakan bagi wartawan-wartawan yang berhadir melayat. Mereka mengaku merasa sedih karena kehilangan sang motivator.

“Selamat jalan abang seniorku, semoga amal dan ibadahmu diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggal tetap tabah menerima cobaan ini,” ungkap Charum Lubis diamini para wartawan yang melayat. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *