NEWS  

ASDP Terus Berinovasi: Digitalisasi Tiket Penyeberangan untuk Permudah Pelayanan Pelanggan Sambut Angkutan Lebaran Idulfitri 1445 H

Sebuah kapal feri siap memberangkatkan penumpang dan kendaraan rute Merak-Bakauheni. Sumber Foto: ANTARA/HO-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Share

MEDAN, ARMADA BERITA – Sebagai negara maritim, pemanfaatan moda transportasi laut menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita, terutama dalam menyambut momen-momen berharga seperti angkutan Lebaran Idulfitri 1445 H/2024 Masehi.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebagai salah satu ujung tombak dalam bidang transportasi laut di Indonesia, telah menunjukkan kiprah terbaiknya. Perasaan ini terus berinovasi untuk menghadirkan dan memastikan pelayanan terbaik bisa dirasakan oleh jutaan pelanggan.

Sebagaimana kita baca di media massa, pada 25 Maret 2024 lalu, PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi jumlah penumpang penyeberangan saat periode Lebaran 2024 membengkak hingga 5,78 juta penumpang atau, naik sebesar 15% dibandingkan periode yang sama pada 2023.

Tak cuma itu, perkiraan kenaikan volume juga terjadi pada penggunaan kendaraan yang akan melintas saat mudik dan arus balik Lebaran 2024. ASDP memproyeksikan, jumlahnya bertambah 14% menjadi 1,37 juta kendaraan.

Di tengah proyeksi kenaikan pergerakan penumpang dan volume kendaraan itu, ASDP melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kemacetan dan kesumpekan perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun ini. Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry adalah digitalisasi tiket penyeberangan.

Langkah ini diambil untuk mempermudah proses pemesanan tiket, mengurangi antrean di loket, dan memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanannya. Dengan digitalisasi, pelanggan kini dapat memesan tiket secara online melalui ponsel mereka, kapan saja dan di mana saja.

Ketika kita membayangkan suasana terminal atau pelabuhan saat angkutan Lebaran, biasanya yang terlintas adalah antrean panjang di loket tiket, kebingungan mencari tempat duduk, dan kadang-kadang kesulitan dalam mencari informasi terkait keberangkatan.

Namun, data menunjukkan pergerakan kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2024 yang terjadi Minggu (7/4/2024) merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah, dengan 42.145 unit kendaraan melintas dari Merak ke Bakauheni, mengalahkan angka tahun sebelumnya sebanyak 39.541 unit.

Penambahan tiket ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang seiring momentum puncak arus balik Lebaran 2024. ASDP telah menyiapkan 25.000 tiket penyeberangan per harinya, dengan operasional tiga kapal ferry di Pelabuhan Panjang – Ciwandan, yakni KMP Panorama Nusantara, KMP ALS Elvina, dan KMP Amadea pada lintas Panjang – Ciwandan.

Selain memudahkan proses pemesanan tiket, digitalisasi ini memungkinkan ASDP untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Tiga kategori kendaraan tertinggi pada puncak arus mudik tahun ini adalah kendaraan roda dua yang naik 14,7%, bus naik 10,6%, dan truk naik 157%. Pelayanan pada lintas Panjang – Ciwandan diperuntukkan bagi kendaraan roda dua atau sepeda motor, dan roda empat atau kendaraan kecil dengan pembatasan kuota.

Langkah-langkah antisipasi yang ditempuh oleh PT ASDP Indonesia Ferry dengan melakukan inovasi digitalisasi tiket penyeberangan adalah bukti nyata bahwa perusahaan ini terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan.

Dengan terus berinovasi, ASDP tidak hanya menjamin kelancaran transportasi laut, tetapi juga membantu masyarakat Indonesia agar bisa merayakan Lebaran dengan lebih tenang, aman dan nyaman sehingga mereka bisa bertemu keluarga dan sanak saudara mereka dengan keceriaan dan penuh makna.

Akhir kata, menyambut 51 tahun PT ASDP Indonesia Ferry (persero), perusahaan ini terus mengandalkan inovasi “innovate to elevate” sebagai kunci membangun peradaban bangsa Indonesia yang dinamis, modern dan humanis. Dirgahayu ASDP!

(Dedy Hutajulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *