Hakim Pengadilan Agama Lubuk Pakam Diduga Positif Covid-19 Pelyanan Kantor Ditutup Sampai 3 Agustus 2020

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Mencuat soal adanya salah satu hakim di Pengadilan Agama Lubuk Pakam Kelas I B terindikasi positif Covid-19, maka dari itu aktifitas dikantor tersebut terlihat sepi, Selasa (28/7/2020).

Bahkan terdapat himbauan dengan spanduk bahwa pelayanan di kantor Pengadilan Agama yang berada di lingkungan Kantor Bupati Deli Serdang itu ditutup sejak 27 Juli 2020 dan baru dibuka sampai 3 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu diduga lantaran salah satu Hakim perempuan berinisial N positif Covid-19 setelah melakukan uji swab. Saat ini hakim PA Deli Serdang itu sedang menjalani perawatan di rumah sakit Murni Teguh Medan.

Dari amatan wartawan hari ini terlihat suasana dikantor PA tersebut sepi dari aktifitasnya seperti biasa. Apalgi setelah adanya spanduk bertuliskan himbauan masalah Covid-19 dan ditutupnya sementara pelayanan yang ada.

Spanduk himbauan tersebut tertulis kalau pengumuman itu ditandatangani oleh Drs. Muslim SH MA yang merupakan Ketua Pengadilan Agama Lubukpakam. Untuk perkara yang seharusnya disidangkan mulai dari tanggal 27 sampai tanggal 30 akan kembali disidangkan pada 3 Agustus.

“Mulai Jum,at lalu sudah dibuat pengumuman itu. Sidang ditunda bukan dibatalkan, jadi orang tidak ada di dalam kantor. Tadi pagi ada sih yang datang cuma karena ada pemberitahuan seperti ini mereka pulang yang mau sidang,” ujar salah seorang petugas keamanan disana.

Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Hakim di Pengadilan Agama Lubuk Pakam ini ada yang terkena virus Covid-19.

Disebutkannya kalau saat ini yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit Murni Teguh Medan. Sebelumnya disebut kalau yang bersangkutan sempat di rawat di rumah sakit Grand Med Lubuk Pakam.

“Iya benar, pasien ini sempat gak masuk-masuk karena sakit, kemudian ke rumah sakit Grand Med dengan keluhan demam dan batuk. Dua hari dirawat sesak nafas baru kemudian di rujuk ke Murni Teguh. Di sana di swab dan hasilnya keluar positif hari Kamis lalu,” terang dr Ade Budi Krista. (Ck)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *