Percut Sei Tuan, Armadaberita.com – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menaruh fokus tinggi pada penurunan angka stunting. Tahun 2026, Bupati Asri Ludin Tambunan menargetkan kasus stunting di wilayahnya turun hingga di bawah 100 kasus. Salah satu upaya utama adalah pencanangan program Kampung Sehat Intervensi Stunting (KASIH), Jumat (13/2/2026), yang dimulai di Kecamatan Percut Sei Tuan dengan 10 desa prioritas.
Bupati Asri menegaskan, stunting bukan sekadar masalah asupan gizi. “Ini juga soal pola asuh, sanitasi, kesehatan lingkungan, dan perubahan perilaku masyarakat. Kalau stunting bisa ditekan, kualitas sumber daya manusia Deli Serdang ke depan akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Program KASIH dijalankan secara terpadu melalui kolaborasi lintas OPD. Dinas Kesehatan menyalurkan 27.882 saset PMT balita, 119.880 saset suplemen mikronutrien, serta 178 unit alat antropometri untuk pemantauan tumbuh kembang anak. Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan pangan dua bulan berturut-turut bagi 100 anak stunting, sementara Dinas Sosial menyalurkan sembako untuk 57 anak di 10 desa prioritas.
Bantuan protein hewani juga disiapkan, dengan Dinas Perikanan bekerja sama Baznas menyediakan ikan segar dua kali seminggu selama tiga bulan. Dinas P3AP2KB fokus pada perubahan perilaku melalui pelayanan KB bergerak, pendampingan keluarga, pembinaan kelompok, dan sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).
Tak kalah penting, intervensi KASIH menyentuh aspek sanitasi dan hunian layak, termasuk pembangunan rumah layak huni dan tangki septik untuk mendukung lingkungan sehat bagi anak. Bupati Asri menegaskan bahwa pengawasan ketat menjadi kunci agar bantuan dimanfaatkan optimal.
“Semua lini harus bekerja sama memperbaiki pola hidup masyarakat. Kita evaluasi secara berkala agar setiap intervensi berdampak nyata. Dengan kolaborasi dan pengawasan berkelanjutan, generasi Deli Serdang bisa lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.











