SAMOSIR, Armadaberita.com – RSUD dr. Hadrianus Sinaga di Pangururan kini memiliki Poliklinik Mata untuk melayani masyarakat Kabupaten Samosir. Peresmian dilakukan oleh Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST, dengan simbolis pengguntingan pita pada Kamis (6/2/2025).
Acara peresmian ini dihadiri oleh Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, sejumlah anggota DPRD, perwakilan TNI-Polri, Direktur RSUD dr. Iwan Hartono Sihaloho, serta tokoh masyarakat dan tenaga medis.
Direktur RSUD dr. Iwan Hartono Sihaloho menyampaikan bahwa Poliklinik Mata sebenarnya sudah beroperasi sejak sebulan lalu dan telah melayani ratusan pasien. “Tahun 2024, sebelum poli mata tersedia, ada 429 pasien yang harus dirujuk ke luar Samosir. Sekarang pasien bisa mendapatkan perawatan langsung di sini,” jelasnya.
Layanan Poliklinik Mata akan buka setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan dua dokter spesialis mata, yaitu dr. Alvin Rambe dan dr. Kristina Bangun.
Warga dan Tokoh Masyarakat Apresiasi
Mangiring Naibaho, mewakili tokoh masyarakat, mengapresiasi langkah Pemkab Samosir yang terus meningkatkan layanan kesehatan. Ia juga berharap para petugas medis memberikan pelayanan yang ramah kepada pasien agar masyarakat semakin percaya untuk berobat di RSUD ini.
Hal serupa disampaikan oleh Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon. Ia merasa bangga karena layanan kesehatan mata kini bisa diakses di Samosir. “Ini pencapaian besar. RSUD Hadrianus Sinaga sebagai BLUD sudah menyumbang pendapatan Rp 34 miliar. Harapannya, pendapatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan dan sumber daya tenaga medis,” ujarnya.
Komitmen Pemkab Samosir
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menegaskan bahwa Pemkab Samosir terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan. “Setelah meresmikan gedung baru Puskesmas Buhit dan layanan Poli Hemodialisa (cuci darah), kini hadir Poliklinik Mata. Ini bukti komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Samosir,” kata Vandiko.
Dengan hadirnya Poliklinik Mata ini, masyarakat Samosir kini tidak perlu lagi pergi ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan mata. Ini diharapkan menjadi langkah maju bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.











