Medan, ArmadaBerita.Com
Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara (BI KPw Sumut) mengungkapkan, pada Februari 2022, nilai transaksi uang elektronik (UE) tumbuh 41,35% (yoy) mencapai Rp27,1 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 46,53% (yoy) menjadi Rp3.732,8 triliun.
Bahkan, BI memproyeksi di tahun 2022 transaksi e-commerce naik menjadi Rp526 triliun atau sebesar 31,2 % dari capaian tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp401 triliun.
Hal tersebut disampaikan Kepala BI Sumut, Doddy Zulverdi pada kegiatan Pre-Even (RoatoTo) FEKDI KPw BI Provinsi Sumatera Utara 2022 yang turut dihadiri para awak media melalui virtual, Kamis (24/3/2022).
Dikatakan Doddy, hal itu dikarenakan digitalisasi yang telah melahirkan berbagai peluang baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM. “Tersedianya akses keuangan yang mudah dijangkau oleh UMKM menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan UMKM terhadap guncangan ekonomi,” ungkap Doddy.
Dijelaskannya bahwa, inklusi keuangan digital menjadi salah satu agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia pda tahun 2022 demi mendukung teman ‘Recover Together, Recover Stronger’. “Dengan memanfaatkan digitalisasi inklusi keuangan dapat didorong untuk meningkatkan produktivitas dan inklusivitas ekonomi yang berkesinambungan khususnya pada kelompok UMKM,” tutur Doddy.
Selin itu, kata Doddy lagi, UMKM di indonesia mampu beradaptasi dengan cepat dan beralih ke bisnis berbagai digital. “Survei BI pada tahun 20221 mengungkapkan bahwa 20% UMKM indonesia mampu memitigasi dampak pandemi dengan melakukan digitalisasi bisnis/usaha serta manfaatkan media pemasaran online,” uraikan Doddy.
Kemudian, sambung Doddy Zulverdi, faktor kemajuan teknologi, digitalisasi produk dan layanan keuangan, serta aktivitas bisnis online dapat mendukung UMKM dalam mempertahankan pendapatan dan bisnis di tengah pandemi Covid-19.
“Hal itu menunjukan bahwa Indonesia adalah salah satu pasar besar dan potensial untuk menyerap arus digitalisasi,” ungkap Kepala BI Sumut.
Turut hadir pula sebagai narasumber dalam kegiatan itu, Vice President Public Affairs PT Vosionet Internasional (OVO), Sinta Setiyaningsih, Vice President Public Policy & Government Relations PT GoJek Indonesia, Tricia Iskandar, serta Figure Figure/Influencer, Lyodra Ginting. (ASN)











