Kampung Bayubud Menyadari Pentingnya Kesehatan Mata

Share

Oleh: Tutus Siti Halimatussa’diyah

Mata merupakan indera yang penting dalam proses penglihatan, dan setiap orang tentu berharap memiliki penglihatan yang sempurna. Namun, tidak semua orang memiliki kondisi mata yang optimal. Berbagai faktor seperti usia, gaya hidup, kurangnya asupan gizi dan vitamin A, serta kurangnya edukasi mengenai kesehatan mata dapat menyebabkan gangguan penglihatan di masyarakat.

Sebagai mahasiswi Program Studi Sarjana Terapan Optometri di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, saya merasa perlu berkontribusi dalam menurunkan angka gangguan penglihatan di masyarakat, khususnya di Kampung Bayubud, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam rangka mencapai tujuan ini, saya diarahkan oleh dosen mata kuliah Pelayanan Komunitas, Bapak Prasasti Perangin Angin, S.Pd., M.Div., MM.

Salah satu tindakan preventif yang dapat menekan angka gangguan penglihatan adalah dengan menyelenggarakan sosialisasi mengenai defisiensi vitamin A, sumber nutrisi vitamin A, dan edukasi tentang cara pengolahan makanan yang tepat. Untuk itu, dengan izin dari Direktur IT Plus Optikal Cianjur, Bapak Iman Munandar, A.Md.RO., S.Pd, acara sosialisasi ini dapat dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Juli 2023, pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, di ruang konsul dan pemeriksaan Optometris.

Acara ini dihadiri oleh 20 orang warga Kampung Bayubud, termasuk orang tua dan anak-anak usia sekolah. Saya berusaha menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, terutama bagi anak-anak, mengenai bahaya defisiensi vitamin A yang dapat menyebabkan mata kering bahkan kebutaan.

Penulis berfoto bersama anak-anak kampung di sana

Selain itu, saya juga memberikan penjelasan mengenai sumber nutrisi vitamin A yang mudah didapatkan di sekitar lingkungan, seperti wortel, tomat, bayam, daging merah, ikan, buah naga merah, dan alpukat.

Saya juga memberikan informasi tentang cara pengolahan makanan yang tepat, seperti mengonsumsi wortel, tomat, dan bayam dalam keadaan matang, serta mengolah ikan dengan cara dikukus dan ditambahkan susu, agar manfaat nutrisi vitamin A dari buah dan sayuran yang mengandung betakaroten dapat dirasakan oleh tubuh.

Antusiasme dan partisipasi aktif dari ibu-ibu dan anak-anak dalam sesi tanya jawab membuktikan bahwa materi yang disampaikan diserap dengan baik oleh masyarakat.

Bahan presentasi mengenai pentingnya merawat kesehatan mata

Suasana belajar yang menyenangkan menjadikan sosialisasi ini berhasil mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang defisiensi vitamin A dan sumber nutrisi vitamin A. Dengan demikian, warga Kampung Bayubud semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan mata.

Melalui upaya seperti ini, kami berharap bahwa angka gangguan penglihatan dapat ditekan, dan masyarakat akan semakin peduli akan kesehatan mata. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan mata. Semoga Kampung Bayubud menjadi contoh bagi wilayah lainnya untuk memperhatikan dan meningkatkan kesehatan mata di tengah masyarakat. (###)

 

Penulis adalah Mahasiswi Program Studi Sarjana Terapan Optometri di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *