Medan, ArmadaBerita.Com – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., mendorong Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumatera Utara memperkuat pembinaan atlet dan menjaga tradisi juara. Ia berharap FOBI kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
Dorongan tersebut disampaikan Wong saat menghadiri pelantikan Pengurus FOBI Sumut masa bakti 2026–2030 di Hall Persahabatan Sinchew Daily, Gedung Mitsu Kampus Hijau STBA PIA, Medan, Minggu (1/11). Wong yang juga menjabat Dewan Pembina FOBI Sumut mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap amanah organisasi dijalankan secara bertanggung jawab.
Menurut Wong, barongsai bukan sekadar seni pertunjukan tradisional, melainkan perpaduan kekayaan budaya dan olahraga yang membutuhkan keterampilan, kedisiplinan, konsentrasi, serta kekompakan tim. Karena itu, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan prestasi.
“Sebagai bagian dari kekayaan bangsa, barongsai tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dikembangkan menjadi cabang olahraga yang mampu melahirkan prestasi,” sebutnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperluas pembinaan atlet, membuka kesempatan bagi generasi muda, serta memperkuat koordinasi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota. Wong juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat agar program kerja FOBI berjalan nyata.
“Kemajuan organisasi tidak hanya ditentukan oleh susunan kepengurusan, tetapi juga oleh kekompakan dan kemampuan menjalankan program kerja secara nyata,” tegasnya.
Sementara itu, Dewan Pembina FOBI, Juswan Tjoe, menyebut barongsai kini semakin diterima sebagai bagian dari budaya Indonesia dan telah berkembang menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON.
Ketua Harian PB FOBI, Arifin Himawan, yang mewakili Ketua Umum FOBI, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap perkembangan barongsai. Ia menyebut keberhasilan Tim Barongsai Sumut meraih juara umum pada PON XXI 2024 Aceh-Sumut menjadi kebanggaan sekaligus modal penting untuk mempertahankan prestasi.
Arifin menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kekompakan atlet, disertai dukungan pemerintah, organisasi olahraga, serta berbagai pihak. Ia juga mengapresiasi kontribusi para atlet, termasuk anggota TNI yang turut memperkuat tim Sumatera Utara.
Ketua KONI Sumut, Kolonel TNI (Purn.) Hatunggal Siregar, melalui sambutan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, berharap FOBI kembali menjadi penyumbang medali bagi Sumatera Utara pada PON 2028. Ia mengingatkan keberhasilan sebelumnya, ketika barongsai Sumut menyumbangkan empat medali emas dan dua perunggu pada PON 2024.
“Kami sangat berharap FOBI dapat kembali memberikan kontribusi besar seperti pada PON 2024. Kita berdoa agar pada PON 2028 mendatang, FOBI Sumut dapat memberikan prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Sofyan Tan menjelaskan bahwa barongsai merupakan seni pertunjukan tradisional Tiongkok yang kini telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia sekaligus berkembang sebagai olahraga prestasi. Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengprov FOBI Sumut Peter Suhendra, jajaran pengurus FOBI kabupaten/kota, anggota DPRD Sumut Landen Marbun, anggota DPRD Medan Dr. Lily Tan, serta tokoh masyarakat, olahraga, dan budaya. (Im/Asn)











