Medan, ArmadaBerita.Com – Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, menggelar silaturahmi bersama organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Medan pada momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kopi Ketua, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (16/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini menjadi ajang mempererat hubungan antara lembaga legislatif dengan kalangan mahasiswa sebagai bagian dari kekuatan intelektual dan moral bangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi mahasiswa yang selama ini aktif dalam dinamika pergerakan mahasiswa di Kota Medan, di antaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi mengenai berbagai persoalan sosial serta peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.
Melalui staf ahlinya, Zainuddin Lubis, Ketua DPRD Kota Medan menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan membangun komunikasi yang lebih baik antara mahasiswa dan lembaga pemerintahan.
Ia menilai sinergi antara mahasiswa dan lembaga negara sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kritis sekaligus pengawas jalannya pemerintahan.
“Mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses demokrasi. Kehadiran mereka sebagai kontrol sosial sangat dibutuhkan agar kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Zainuddin.
Sementara itu, perwakilan Cipayung Plus Kota Medan menyampaikan bahwa mahasiswa akan terus menjaga independensi dan perannya sebagai kekuatan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah. Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus juga menegaskan komitmennya untuk tetap kritis, progresif, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Menurut mereka, Ramadan bukan hanya momentum untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga menjadi ruang refleksi guna memperkuat nilai pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
Pertemuan ini turut menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa dan para pemangku kebijakan di daerah. Melalui dialog yang konstruktif, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembuatan kebijakan publik.
Dengan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, silaturahmi antara DPRD Kota Medan dan Cipayung Plus diharapkan mampu memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan kalangan mahasiswa. Pertemuan ini juga diharapkan menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang lebih baik dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat serta memperkuat nilai keadilan, persatuan, dan kemanusiaan di tengah kehidupan bermasyarakat.










