Daerah  

PGRI Samosir Resmi Dilantik, Wabup Ajak Guru Jadi Motor Pendidikan yang Mencerahkan

Share

Armadaberita.com | SAMOSIR – Semangat baru menyala di dunia pendidikan Samosir. Konferensi Kabupaten dan Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Samosir Masa Bakti XXIII periode 2025–2030 resmi digelar di Aula Paroki St. Mikhael Pangururan, Selasa (24/6). Acara ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran PGRI dalam membangun kualitas pendidikan di Tanah Samosir.

Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, yang hadir langsung dalam pelantikan, menaruh harapan besar agar PGRI menjadi organisasi yang solid, profesional, dan benar-benar berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan generasi muda Samosir. Ia menekankan bahwa guru adalah aktor utama dalam menentukan keberhasilan pendidikan.

“Namun, perlu diingat bahwa pembenahan sektor pendidikan harus sejalan dengan peningkatan kualitas guru,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 2.458 guru yang tersebar di 368 sekolah di Samosir, dari PAUD hingga SMP.

Ariston juga mengingatkan agar pengurus PGRI memegang teguh prinsip organisasi: unitaristik, independen, dan nonpartisan. “PGRI harus menjadi rumah bersama para guru, yang menjunjung tinggi solidaritas, profesionalisme, serta dedikasi tanpa pamrih,” tegasnya.

Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang harus kembali dimuliakan melalui kolaborasi yang erat antara PGRI dan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, terlebih Samosir telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yang menuntut SDM berkualitas.

Kadis Dikpora Jhonson Gultom juga mengingatkan bahwa prestasi pendidikan Samosir yang meraih peringkat pertama di Sumut dan ketiga nasional adalah buah kerja keras para guru. Ia berharap sinergi ini terus diperkuat oleh pengurus baru.

Sementara itu, Ketua PGRI Samosir terpilih, P. Rianto Naibaho, mengajak seluruh pengurus dan guru untuk bersatu dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik. “Tidak ada kata lain selain membantu Pemkab Samosir. Mari bergandengan tangan untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah,” tutupnya.

Dengan semangat baru ini, PGRI Samosir diharapkan tak hanya menjadi wadah profesi, tapi juga penggerak utama dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *