Daerah  

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Gelar Pelatihan K3 dan Mitigasi bagi Juru Pelihara Cagar Budaya

Share

Armadaberita.com, Paluta – Puluhan juru pelihara cagar budaya dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara mengikuti pelatihan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mitigasi bencana dalam rangka pelestarian cagar budaya. Kegiatan berlangsung di Aula Sapadia, Kabupaten Padang Lawas Utara, Selasa–Kamis (23–26/9).

Pelatihan yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Kementerian Kebudayaan RI ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan juru pelihara serta satuan pengamanan cagar budaya dalam menghadapi bencana alam.

Pembukaan acara dihadiri pejabat BPK Wilayah II, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Padang Lawas Utara Eva Sartika Siregar, para narasumber, serta undangan lainnya. Kepala BPBD Paluta, Lairar Rusdi Nasution, melalui perwakilan Rudi Persa yang hadir sebagai narasumber, mengapresiasi kegiatan ini.

“Kami berterima kasih kepada BPK yang menyelenggarakan kegiatan ini di Paluta. Harapannya, para peserta memahami dasar kebencanaan, mitigasi, serta penyusunan jalur evakuasi dan SOP di setiap situs cagar budaya,” ujarnya.

Senada, narasumber pembinaan juru pelihara cagar budaya, Dony Lubis, menekankan pentingnya pemahaman ancaman bencana di lokasi situs. “Jika terjadi bencana, juru pelihara harus mampu melakukan langkah pengurangan risiko, baik untuk keselamatan pekerja, pengunjung, maupun situs itu sendiri,” katanya.

Kegiatan ini tidak hanya berupa materi di dalam aula, tetapi juga simulasi di lapangan agar peserta dapat langsung mempraktikkan langkah-langkah keselamatan. Pelatihan diikuti sekitar 80 peserta dari seluruh Sumatera Utara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *