ARMADABERITA.COM, MEDAN — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Laboratorium Forensik (Labfor) Polri, Bidlabfor Polda Sumatera Utara memilih cara yang sederhana namun bermakna: menggelar donor darah dan bakti sosial. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membantu sesama tidak selalu harus dengan hal besar, cukup dengan berbagi setetes darah.
Peringatan HUT Labfor Polri yang jatuh pada 15 Januari 2026 ini mengusung tema Labfor Presisi, Penegakan Hukum Berkeadilan. Namun di balik tema tersebut, terselip pesan kemanusiaan yang kuat. Donor darah dipilih karena manfaatnya sangat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Plt. Kabidlabfor Polda Sumatera Utara, AKBP apt. Debora M. Hutagaol, menjelaskan bahwa darah yang didonorkan bisa menyelamatkan nyawa banyak orang. Pasien kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit tertentu sangat bergantung pada ketersediaan darah di rumah sakit. “Satu orang donor bisa memberi harapan bagi lebih dari satu pasien,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa donor darah tidak berbahaya bagi pendonor. Justru, kegiatan ini dapat membantu menjaga kesehatan tubuh karena merangsang pembentukan sel darah baru. Selain itu, donor darah juga menumbuhkan rasa peduli dan empati terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, Bidlabfor Polda Sumut ingin mengajak masyarakat untuk tidak ragu berdonor. Kebutuhan darah setiap hari terus ada, sementara stok darah sering kali terbatas. Karena itu, partisipasi banyak pihak sangat dibutuhkan agar pasokan darah tetap aman.
Selain donor darah, kegiatan bakti sosial turut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya dirasakan saat penegakan hukum, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Bagi Labfor Polri, peringatan HUT ke-72 ini bukan hanya tentang usia, tetapi tentang makna pengabdian. Melalui aksi donor darah dan bakti sosial, Polri ingin menunjukkan bahwa tugas melayani masyarakat juga berarti menjaga kehidupan dan menebar kebaikan.
Pesannya sederhana: donor darah adalah tindakan kecil, tetapi dampaknya sangat besar. Dengan berbagi darah, kita ikut memberi kesempatan hidup bagi sesama.










