PKMI-7 Gelar Seminar dan Workshop Deep Learning, Dorong Guru Jadi Pendidik “Di Atas Garis”

Share

Armadaberita.com | MEDAN – Semangat pembaruan dalam dunia pendidikan kembali digaungkan oleh Pendidikan Kristen Methodist Indonesia (PKMI-7). Melalui Seminar Motivasi “Guru di Atas Garis” dan Workshop Deep Learning yang digelar Sabtu, 12 Juli 2025 di Kampus PKMI-7, Jalan Madong Lubis, Medan, seluruh guru dari jenjang TK hingga SMA diajak untuk melampaui rutinitas mengajar dan menjadi pendidik yang hadir utuh bagi siswa.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Yayasan Daun Palem Indonesia (Dapali), Siti Darna Munthe, M.Pd., yang menyampaikan harapan agar seminar ini membekali guru dengan semangat baru dan pemahaman tentang metode pembelajaran mutakhir, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Sesi pertama diisi oleh Mardi Panjaitan, S.Pd., M.Si., Kepala SLB Negeri Pembina Provinsi Sumatera Utara. Dengan penuh semangat, ia menyampaikan materi bertajuk “Guru Sebagai Panggilan Hidup”, yang mengajak guru tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga secara hati dan makna. Mardi juga memaparkan kesiapan PKMI-7 menuju sekolah inklusi yang ramah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, lengkap dengan strategi pelayanan dan pendekatan setara.

Sesi kedua dilanjutkan dengan workshop deep learning oleh Fariyeni, S.Pd. Para guru diajak menyusun dan mempresentasikan rancangan pembelajaran berbasis pendekatan mendalam secara berkelompok. Tidak hanya teoritis, sesi ini berlangsung interaktif dan aplikatif, mendorong guru untuk menyentuh inti makna belajar yang sesungguhnya.

Seminar ditutup dengan sesi foto bersama, namun semangat para guru masih terasa menyala. Kegiatan ini tidak hanya menyegarkan wawasan, tetapi juga memantik kesadaran bahwa menjadi guru berarti menjadi pembelajar sepanjang hayat—siap berdiri di atas garis perubahan demi masa depan generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *