Dugaan Pemerasan oleh Anggota DPRD Medan, Ketua Badan Kehormatan Masih Menunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Medan Lailatul Badri mengaku masih menunggu pemeriksaan dan penyelidikan dari aparat penegak hukum (APH) terkait pemerasan pengusaha biliar diduga dilakukan anggota DPRD Kota Medan berinisial SP. Hal itu dikatakan Lailatul Badri saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (3/5/2025).

Politikus wanita dengan sapaan “Lela” ini pun tak menampik adanya laporan dugaan pemerasan yang dilakukan salah satu anggota DPRD Medan berinisial SP. Ia juga tak membantah mengenai SP yang merupakan Ketua dari salah satu Komisi di DPRD Medan.

Selaku Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan yang menjaga marawah, serta dalam hal mengevaluasi dan kepatuhan anggota DPRD, Lela diharapkan dapat memberikan keterangan kepada masyarakat mengenai sikap dan tindakannya.

Namun politisi PKB yang bergabung di Fraksi Gabungan ini masih enggan berkomentar banyak. Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) 3 yakni Medan Deli, Medan Tembung, dan Medan Perjuangan ini hanya meyebut kalau sikap dan langkah Badan Kehormatan DPRD Medan saat ini masih menunggu hasil dari APH.

“Karena sudah mau ranah APH sebaiknya kita tunggu hasil dari sana ya,” ujar Lela dan dengan balasan sticker senyum saat pertanyaan kembali dilontarkan melalui nomor WhatsApp pribadinya, Sabtu (3/5/2025).

Dikutip dari pernyataan Lela kepada salah satu awak media lainnya mengungkapkan bahwa BK dan timnya masih menunggu perintah Ketua DPRD Medan untuk melakukan pemanggilan.

Adanya kasus dugaan pemerasan yang dilakukan salah seorang anggota dewan berujung laporan polisi ini diharapkan bisa terang benderang. Pasalnya, kasus ini sempat menjadi pembahasan hingga ke media sosial (medsos). Di mana disebutkan bahwa salah seorang anggota DPRD Medan diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha Biliar di Jalan Sekip Medan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *