Warga Medan Timur Keluhkan Lampu Jalan Padam, Lailatul Badri Minta Dishub Segera Bertindak

Lailatul Badri menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Gelombang II di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (4/7/2026). Ist
Share

Medan, ArmadaBerita.Com  – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam di Kecamatan Medan Timur menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri. Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan segera melakukan perbaikan dan menambah fasilitas penerangan demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta keamanan lingkungan.

Persoalan tersebut mencuat saat Lailatul Badri menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-VI Tahun 2026 Gelombang II mengenai Perda Kota Medan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (4/7/2026).

Dalam dialog bersama masyarakat, warga menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan masih minim penerangan akibat banyaknya lampu jalan yang tidak berfungsi. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus memicu rasa tidak aman, terutama pada malam hari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Lailatul Badri menegaskan bahwa keberadaan lampu penerangan jalan merupakan bagian penting dari fasilitas pendukung lalu lintas yang harus menjadi perhatian pemerintah.

“Penerangan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan keamanan masyarakat. Karena itu, kami akan mendorong agar Dishub segera menindaklanjuti keluhan warga,” katanya.

Politisi PKB itu menjelaskan, Perda Kota Medan Nomor 9 Tahun 2016 mengatur penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan, termasuk penyediaan fasilitas pendukung transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi perda tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik di bidang transportasi.

Ia berharap berbagai masukan yang disampaikan warga dapat segera ditindaklanjuti oleh organisasi perangkat daerah terkait sehingga kualitas pelayanan transportasi dan keselamatan berlalu lintas di Kota Medan terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *